Story cover for When You Come by voneelist
When You Come
  • WpView
    Reads 108,282
  • WpVote
    Votes 7,509
  • WpPart
    Parts 61
  • Wattys winner
  • WpView
    Reads 108,282
  • WpVote
    Votes 7,509
  • WpPart
    Parts 61
  • Wattys winner
Complete, First published Jun 29, 2017
(SELESAI)
[2018 WATTYS AWARD WINNER, CATEGORY "HIDDEN GEMS"]

Bayangkan saja jika kamu harus selalu tersenyum dan hangat, disaat segala masalah menerjangmu.

Sama halnya dengan kisah ini, yang menuntut sang Mentari untuk tetap tegar, meski raganya memaksa untuk runtuh. Oleh karena itu, memang sang Mentari dapat bersinar dan begitu hangat, tetapi semua berubah saat malam. Segala beban yang dia sembunyikan dibalik sinar dan kehangatannya keluar bersama angin malam yang begitu dingin.

Di saat itu, si Bulan datang sebagai setitik cahaya. Menemani sang Mentari yang sendu dan lelah dengan segala beban di pundaknya.

Ini adalah cerita penuh suka dan duka. Segala pelajaran dapat kamu petik di sana. Semua tentang pentingnya kasih sayang keluarga, perjuangan cinta, dan setianya sahabat.

Terakhir, kamu akan mengetahui tentang sinar palsu Mentari dan cahaya tulusnya Bulan.

Siapkan hatimu, air mata, dan suara untuk tertawa karena kamu akan hanyut dalam ceritanya.

Copyright©2018-All Rights Reserved
~vonelist

(MAAF TYPO BERTEBARAN)

•Thank you for read, vote, and comment
•SEMOGA SUKA💕
•DILARANG copas ya😘
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add When You Come to your library and receive updates
or
#15katrina
Content Guidelines
You may also like
BULAN (END) by iloveyoubyy
34 parts Complete
Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020
Eccedentesiast by _adm29
5 parts Complete
Namanya, Mentari Khalila Hasan. Lebih akrab disapa, Riri. Senyumnya, secerah mentari dipagi hari. Namun, siapa sangka dibalik sebuah senyum cerahnya, tersimpan banyak kepalsuan. Seolah senyum yang ia tampilkan didepan semua orang hanyalah topeng, atau kamuflase untuknya bertahan hidup didunia yang keras ini. Mungkin Mentari adalah salah satu contoh dari berbagai macam orang didunia ini, yang bersembunyi dibalik topeng "smile" nya agar tidak terlihat menyedihkan. Terkadang orang yang paling banyak tertawa dan selalu mengumbar senyuman adalah mereka yang pintar menyembunyikan lukanya. Begitulah realitanya, banyak orang tersenyum tapi hatinya menangis. Bahkan ada orang yang baik didepan, tapi nyatanya menusuk diam-diam. Ada juga yang seolah membenci, padahal nyatanya menyukai. Pada dasarnya, apa yang kita lihat dan dengar itu belum tentu apa yang sebenarnya terjadi. Isi hati seseorang tidak ada yang tahu, selain dirinya sendiri dan Tuhan-nya. "Aku seperti siang yang tak pernah melihat malam. Seperti bulan yang selalu kesepian, dan seperti mentari yang selalu bersinar. Meskipun tiada yang tahu bahwa sinarku adalah palsu." - Mentari Khalila. 🌻🌻🌻 "Kemarin malam kamu jalan sama siapa ?" Gadis itu menatap lelaki didepannya penuh tanya. "Siapa yang bilang ?" Ucap lelaki itu lalu tersenyum miring. "Ada, kamu gak perlu tahu." Ujar gadis itu lalu menatap lurus kedepan. "Itu cuma sepupu, bukan siapa-siapa." Ucap lelaki itu. Gadis itu membisu ditempatnya. Lelaki itu menatap gadis yang tengah duduk disampingnya, "kamu kenapa?" Dengan segera gadis itu menggeleng, "aku gapapa." Ucapnya lalu tersenyum. "Kamu marah ?" Ucapnya sambil menatap gadis itu. Lagi-lagi gadis itu menggeleng lalu tersenyum, "aku percaya sama kamu." Lelaki itu pun balas tersenyum. 🌻🌻🌻 @TeenlitIndonesia FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE AND COMENT ?
You may also like
Slide 1 of 10
JANJI DI TEPI SENJA  (SELESAI) cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover
Mentari Tanpa Sinar cover
GITA OLIVIA [END]✅ cover
BULAN (END) cover
First Love And Last Love(✔)🔚 cover
Eccedentesiast cover
UNLIMITED LOVE ✅ (END)  cover
[END] Blind Rainbow cover
I Choose You [END] cover

JANJI DI TEPI SENJA (SELESAI)

39 parts Complete

PART MASIH LENGKAP (REVISI) (Dilarang Keras Plagiat!) [Cerita ini ditulis saat saya masih belum paham tentang cara kepenulisan yang benar. Jadi mohon dimaafkan jika tersebar typo dan cara penulisan yang tidak sesuai EYD.] Reina Elatta, gadis ceroboh yang mempunyai kebiasaan unik yaitu menari di bawah derasnya hujan. Ia menjadikan hujan sebagai bagian dari hidupnya. Hingga suatu ketika ia bertemu dengan Devano Graha, laki-laki pecinta senja dengan sifat dingin dan kasarnya. Membuat Reina jatuh cinta hingga meninggalkan semua kebiasaannya demi mendapatkan Devano. "Kutinggalkan hujanku, demi melihat senja bersamamu." -Reina Elatta "Aku suka senja, dia memang pergi namun tetap kembali.' -Devano Graha Akankah Reina Elatta bisa meluluhkan hati Devano Graha? Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Nulis: 25 April 2019 Tamat : 16 Mei 2020 J a n j i D i T e p i S e n j a