Death Card❌CJRElovii

Death Card❌CJRElovii

  • WpView
    Reads 3,416
  • WpVote
    Votes 215
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 4, 2017
WpInfo
Fiction
Horror
Iqbaal, Steffi, Aldi, Salsha, Bastian, dan Jeha. Enam remaja yang pergi berlibur ke rumah Jeha yang pernah ditinggali gadis itu saat berumur satu hingga lima tahun. Rumah Jeha berada di daerah Puncak, di daerah yang sangat jauh dari keramaian. Jeha tidak mengerti kenapa tiba-tiba kedua orang tuanya mengajaknya pindah dulu. Bahkan, Jeha tidak membawa sedikitpun barang yang ada di rumahnya itu. "Gue gak tau kenapa dulu gue langsung diajak pindah. Yang jelas, gue masih inget kalau Kak Nadine, Kakak gue, sama Kak Laras temennya, meninggal sehari sebelum gue pindah." Saat mereka berada di sana, semuanya baik-baik saja hingga Bastian masuk ke loteng dan menemukan sebuah kardus yang berisi sebuah permainan kartu. Dan mereka memainkannya, Tanpa tahu ada bahaya yang mengejar mereka. --- Aku Sera, kembalikan semua kartuku atau kalian akan menanggung akibatnya. --- #162 In Horror Rabu, 5 Juli 2017 #206 In Horror Senin, 3 Juli 2017 --- Amazing cover by Etoiles-graphic
All Rights Reserved
#33
salsha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hate Me Past, Not Now
  • NIDA ( END )
  • Alara Bianchi (TERBIT)
  • LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]
  • Trust Me
  • Berdamai Dengan Luka
  • My Darkness Girl[TAMAT]
  • ARKALYA (END)

Kegilaan ini terjadi begitu saja, saat keluarganya memaksa Lara pulang untuk mengeklaim warisan yang di tinggalkan oleh orang tuanya karena meninggal akibat kecelakaan. Itu semua di luar prediksi, teman Lara pun kaget Karena wanita itu malah berpesta liar di bar bahkan sebelum seminggu kematian orang tuanya. "Lo bener-bener gila!" Lara, "I'am." "Lo kesini cuman ngambil warisan, dan lo gak keliatan berduka. Gak usah jauh-jauh berduka, lo bahkan gak repot ngedrama sedih di pemakaman. Lo--ah! Ini bikin branding lo jelek dimata semua orang," "Gue bukan owner skincare!" "Out of the topic, bitch!" "I don't fucking care, pusing amat mikir reputasi. Gimanapun gue, gak ngaruh juga, they still hate me. Jadi percuma pencitraan, yang ada rugi tenaga gue!" "Durhaka banget jadi anak, gitu juga orang tua lo!" Lara tidak peduli, kembali meminum sloki di tangannya, "Anak mereka 'Dia' doang, sejak kapan gue jadi anak. Jadi, stop gue gak mau bahas apapun lagi, it's time to party!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines