Pena Pada Lembar Kenangan

Pena Pada Lembar Kenangan

  • WpView
    Reads 34,912
  • WpVote
    Votes 1,733
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 22, 2018
Aku hanyalah gadis gagu yang selalu menikmati aroma malam,yg akan ku jadikan pelampiasan dalam ukiran sajak sajak sepiku. Hujan tidak pernah meminta izin kepada bumi untuk menumpahkan airnya. Sama sepertimu, tanpa izin dariku kamu mengambil semua hatiku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coretan Hitam
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • 10 Detik, Goodbye!
  • Nasihat dalam Puisi
  • Lembut Seperti Doa
  • Perihku Ditinggalkan
  • Andai bisa
  • Menanti dalam istiqomah
  • Almost.

Selamat pagi, siang, sore atau pun malam. Dimana pun kalian, dan kapan pun waktunya, izinkan saya seonggok manusia yang begitu pecundang ini untuk menuliskan kumpulan coretan yang tersusun oleh rasa kepedihan. Mohon maaf apabila ada kesamaan pada kata atau pun kalimat yang saya tulis, sejatinya saya hanya menyuarakan apapun perihal rasa dan karsa. Entahlah apa pun yang saya tulis, sangat jauh dari kaidah puisi, sajak atau pun lainnya. Namun, izinkan saya bercerita. *Tetap ceria, dan ciptakan bahagia kalian masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines