When We Meet Again

When We Meet Again

  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 6, 2017
Bagaimana situasi yang tepat untuk menggambarkan ketika seseorang dimasa lalu bertemu lagi dengan kita di waktu dan tempat yang berbeda. Dengan keadaan yang berubah total. Semuanya sudah berubah. Mulai dari bentuk tubuh,wajah,usia. Kecuali satu, yaitu perasaan yang tetap sama. Itu sudah hukum alam untuk tidak bisa menghilangkan perasaan itu. Tidak sengaja bertemu lagi setelah sekian tahun terpisah. Tidak, ini bukan perpisahan yang dramatis seperti dalam cerita-cerita romance lainnya. Ini perpisahan yang tidak sengaja terjadi karena suatu hal. Dan itulah yang terjadi dengan dua makhluk Tuhan bernama Keisha Sabira dan Septian Rahardi. Ikuti kisah selanjutnya di dalam cerita ini~
All Rights Reserved
#511
peka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perasaan Yang Sama
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Vienthara
  • Pertemuan Cinta (END✅ + REVISI✅)
  • Raden Aluna | END
  • Light Behind the Feelings
  • Mr Dodol And Ms Cendol
  • Tentang Ara✧ ཻུ۪۪ [Dalam Tahap Revisi]
  • Pesan terakhir
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )

Tidak semua takdir datang dengan cara yang kita inginkan. Sebagian hadir diam-diam, mengetuk hidup tanpa permisi, lalu mengubah segalanya. Calista Zia Nadira tak pernah membayangkan bahwa kelulusannya akan menjadi awal dari perpisahan-dari mimpinya, dari masa mudanya, dan dari kebebasan memilih jalan hidupnya sendiri. Di usia yang seharusnya penuh rencana, ia justru dipaksa menerima keputusan yang tak pernah ia minta. Pesantren, Pernikahan. Di antara luka masa lalu, ketakutan akan masa depan, dan rasa yang perlahan tumbuh tanpa ia sadari, Calista belajar satu hal: bahwa cinta tidak selalu datang dengan gemuruh, terkadang ia hadir sebagai ketenangan-yang pelan-pelan menyembuhkan. Ini bukan hanya tentang jodoh. Ini tentang keikhlasan, keteguhan hati, dan bagaimana Tuhan menyiapkan kebahagiaan... dari jalan yang tak pernah kita bayangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines