Kebisuan Hati

Kebisuan Hati

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 28, 2017
Reader and writer . Baca dan hayati puisinya. Maka kamu akan terbawa emosi dan akan bercucuran air mata. Pokoknya kamu pasti gak akan nyesel kalau udah baca. So, pantengin terus ya***•••°°° Desiran angin dimalam yang kelabu ini mendekat, merangkul batin yang terus menghujam dan menelantarkan hati ketika alam enggan untuk berpijak pada bumi. Meringis terus dan terus, sampai batin mulai rapuh, hingga hancur tak bisa berucap dengan kata yang bergurat cinta "Temani aku dalam kebisuan ini" Hatiku bergumam dengan begitu kerasnya, terdengar bagai teriakan diatas jurang yang curam. *** Kadang ungkapan hati tak bisa beralun dan tak bisa berkata dengan sendirinya, butuh kekuatan untuk mengungkapkannya. Sesungguhnya, hati yang bisu tentang cintanya adalah hati yang menghianatimu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renjana
  • Narasi patah hati
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • alunan diksi (sudah Terbit)
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • After Such A Long Time (Hiatus)
Renjana

Huruf demi huruf, aksara demi aksara menceritakan tentangnya. Terbesit dalam khayal ku akan angkasa yang menderu suara hatinya Semua disaksikan oleh semesta dan dikuatkan dengan doa untuk mengadu padanya, penuh makna akan untaian dan lautan air mata 𝙋𝙤𝙚𝙩𝙧𝙮 𝙗𝙮 𝙢𝙚. Selamat membaca😉✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines