Jangka
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 14, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah kisah tentang seorang gadis yang gemar memimpikan masa depan. Ia selalu berharap; setiap perjalanan dan hembusan nafasnya adalah ikhtiar untuk menjadi manusia yang kelak bisa menjalani kehidupan dengan tenang dan bahagia. Dia adalah perempuan unik dari sebuah desa, seseorang yang sederhana, sangat ramah, dan selalu berusaha bermanfaat untuk apapun yang ada di sekitarnya. Namun, setiap manusia tentu memiliki sisi gelap yang tidak ingin dibagi dengan semua orang. Lalu, pada (si)apakah ia temukan harapan itu? Siapa gerangan yang membuatnya nyaman untuk berbagi segala sisi dalam hidupnya? Mungkinkah ketulusan yang ikhlas masih ada di tengah kehidupan masa kini?
All Rights Reserved
#440
gadis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REKSA: The Last Bell
  • Never Let You Go (Complete)
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Everything
  • WELCOME TO MY LIFE
  • Naya
  • Cinta Di Antara Dua Dunia
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Perhatian Yang Menumbuhkan Cinta

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines