We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
my best friens forever

my best friens forever

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 1, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
"peb!!!" kata theresia , "apaan sih ???" kata pebrisani . "aku tau , kamu marah sama aku , tapi aku mau minta maaf !!!" kata theresia , "terserah lho pokoknya aku mau pergi dari tempat menjijikkan ini !!! . Esoknya : " aku dah gak tahan lagi bertahan sama theresia , dia selalu buat aku kesal " . ceritanya beginian : " yuk peb kita jajan dulu kekantin " kata theresia , " ayo , aku memang udah lapar nih pengen makan cemilan/makanan ringan " kataku . sesudah kekantin kami pun menemui reda dijalan , "hay guys" kata teman kami reda , "hay" kata kami berserentak . "tumben gak gajak , oh iya !!! aku bicara sama theresia bentar ya ditoilet , kamu tunguin disini aja ya peb !!! Kata reda . "terserah lo!!!" Kata pebrisani 1 jam aku nunguin mereka ber2 , rupa rupanya ada suara dari belakangku seakan memanggil/menyebutkan namaku . "pebrisani!!!" , aku menatap kesegala arah , tapi tak ada orang . suara itu muncul lagi untuk kedua kalinya , sampai aku lelah melihat kesegala arah tetap saja tak ada orang , aku merasa dipermainkan sama sesuatu orang yaitu reda dan theresia . aku pun bilang "aku capek , bay aku mau pergi dari tempat permainan ini !!!" Kataku . aku pun berjalan kekelas dengan rasa super kesal , lalu mereka bilang " loh marah ya ???" . gue diam sejenak . Sambungan dipart 2 😉 .
All Rights Reserved
#160
🐼🐼🐼
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • No Longer Mate
  • dimana janji tersebut
  • Teman Rasa ... (?)
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]
  • Albel
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • TXT x NOONA (BERSAMBUNG)
  • Abadinya Kisah Jerrom & Affa

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines