Our Journey (ON GOING)

Our Journey (ON GOING)

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 2, 2021
"Together we make a family" Kezra dan Ezra terikat sebuah pernikahan karena harus mengikuti tradisi turun menurun yang tidak masuk di akal. Perbedaan karakter yang sangat bertolak belakang membuat keduanya sulit beradaptasi satu sama lain. Kesalah pahaman kecil yang sering terjadi menjadi sumber pertengkaran keduanya. Lingkungan sekitar yang tak menerima pernikahan mereka menjadi tantangan besar yang harus dihadapi keduanya. Dan kehadiran orang lama yang berusaha untuk mengakhiri hubungan mereka menambah pelik kehidupan pernikahan keduanya. Apakah Kezra dan Ezra dapat mempertahankan bahtera rumah tangga mereka? Atau harus berhenti di tengah jalan demi kebaikan orang sekitar?
All Rights Reserved
#3
kawinmuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rebuilding Love, One Flight at a Time (END)
  • BUKAN SALAH DI JODOHKAN
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Pengganti  [END]
  • MARRIAGE without Foundation[END]
  • Hushed Vows
  • GHAZEYRA
  • LOVE HATE

Luka di hatinya masih terasa segar setelah kegagalan pernikahan enam bulan lalu. Michelle, bersumpah untuk tidak lagi mempercayai cinta atau menjalin hubungan baru. Kegagalan tersebut mengarahkannya untuk fokus pada dirinya sendiri, melarikan diri ke negeri para penyair dan pemikir, berusaha menyembuhkan luka setelah mendapati bahwa tunangannya, yang meninggalkannya di hari pernikahan, menikah dengan sahabat kecilnya. Kehidupan yang memberinya kebebasan di negeri para penyair itu terganggu ketika orang tuanya memintanya pulang dengan alasan klasik, yang ternyata hanya bertujuan untuk memperkenalkan seorang pria baru yang mereka anggap cocok untuknya. Tetapi, alasan yang dianggapnya klasik itu justru menjadi titik awal pernikahan yang nyata, menjadikannya istri dari seorang pria yang sama sekali tidak pernah mendengar tentang dirinya. Namun, Omar Zaid Al Basyir, dengan sikap tenang dan pembawaan lembut, menawarkan sesuatu yang berbeda. Tidak ada paksaan, melainkan memberikan kesempatan bagi mereka untuk saling mengenal lebih dalam, membangun fondasi hubungan berdasarkan iman. Tetapi, Michelle dihadapkan pada ketakutan akan kegagalan dan ketidakpercayaan terhadap pernikahan. Perbedaan karakter, tekanan dari keluarga, dan gaya hidup yang saling bertolak belakang semakin memperumit situasi yang dihadapinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines