Baby Maker Machine

Baby Maker Machine

  • WpView
    Reads 377,176
  • WpVote
    Votes 11,951
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jun 6, 2024
Highest Rank : #1 In Child PRIVAT ACAK. Don't Copy my story!! Please kalau kalian menemukan cerita ini di manapun, harap laporkan kepada saya. Ide itu mahal harganya! "Maafkan aku, aku tau aku salah. Aku sadar posisi ku disini. Memang tidak seharusnya aku mempunyai perasaan Ini untukmu." kata gabby berusaha terdengar tegas dan tegar. Matanya telah berkaca kaca, namun ia berusaha sekuat tenaga menahanya agar tidak menangis. Ia tidak ingin terlihat lemah di depan pria yang dicintainya. Kenzo tidak menyukai wanita yang cengeng dan manja. Tapi walaupun ia berusaha terlihat tegas dan tidak cengeng tetap saja kenzo tak akan pernah menyukainya. Tentu saja, hanya ada elliana di hatinya. Wanita yang menurutnya benar benar cengeng dan manja. Sangat berlawanan dengan tipe Kenzo yang diketahuinya selama ini. Sementara Kenzo hanya berdiri kaku menatap Gabby yang balik memandangnya tanpa rasa takut dan gentar. Bibirnya kelu. Ia tak tahu harus berkata apa. Didalam hatinya, ia merasa luapan perasaan bahagia yang berlebihan, sementara jantungnya berdetak kencang. Sampai kalimat yang keluar dari bibir mungil kemerahan itu membuatnya dilanda rasa takut yang teramat sangat. Ia takut wanita didepanya akan pergi meninggalkanya selamanya. "Kontrak kita sudah habis, aku titip anak anak ku. Aku tau aku tak berhak karna mereka sepenuhnya milikmu. Aku hanya bertugas mengandung dan melahirkan mereka. Tapi selama ini mereka mengenalku sebagai ibu mereka, jadi jika aku pergi nanti tolong carikan ibu untuk mereka secepatnya. Aku takut mereka akan kehilangan sosok ibu. Aku tau kau mampu menjadi ayah sekaligus ibu yang hebat untuk mereka. Tapi bagaimana pun juga mereka butuh Kasih sayang seorang wanita. Maafkan aku jika selama ini aku menyusahkanmu. Selamat tinggal. Jaga diri baik baik."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sesal Yang Terlambat
  • Bukan ZONK!
  • NAYANA (Complete)
  • We Are Your Fault
  • RIANA
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Lelaki Bayaran [END]
  • ON SIGHT (Completed)

"Cukup ambil bayimu, kenapa harus sampe menikah dengan OG rendahan itu, Israd?"tanya Zia marah dengan mata melotot tak terima pada sang anak. "Biar aku punya kekuatan hukum, Ma. Biar anak itu jatuh sepenuhnya ke tanganku tanpa ada drama dan perlawanan di masa depan, hanya itu. setelah dia melahirkan, aku ceraikan dia, usir dari rumah, dan anakku mama bawa Ke Singapura. Biar dia tidak bisa melihat anaku sedikitpun, masalah selesai, lalu aku menikah dengan kekasihku."jawab Irsad tenang, tapi percayalah, ucapan dengan nada dan raut tenang Irsad, membuat seorang perempuan mungil yang menempel bagai cicak di belakang pilar, menggigil takut dengan hati yang amat sakit di dalam sana mendengar semua ucapan para orang kaya jahat itu. Tapi, untung saja, dia bisa menguasai diri dengan cepat. lalu senyum sinis, terbit begitu mengerikkan di bibirnya. "Oh begitu, ya. Indah sekali mimpimu para orang kaya, tapi maaf, aku tak sebodoh dan selugu itu! Ku pastikan di hari pernikahan, aku sudah pergi sejauh mungkin dari hidup kalian para penjahat bersama dengan anakku pastinya!"desisnya bagai janji hidup dan matinya. Walau dia orang kampung dan miskin, jangan harap dia selugu seperti yang di pikirkan oleh Irsad bejat yang sudah menodainya 2 bulan yang lalu!

More details
WpActionLinkContent Guidelines