Haikosa
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2020
WpInfo
Fanfic
1Direction
Eikosa adalah salah satu dari sekian juta gadis naif yang ada di dunia. Terjebak friendzone berkali-kali, dan gagal move on berkali-kali pula. Lukanya akan sembuh oleh orang yang akan kembali menorehkan luka baru dan berujung dengan gagal melupakan di kemudian hari. Prinsipnya tentang status sebuah hubungan sangatlah kuat. Tapi, bagaimana jika suatu hari ia harus melupakan prinsipnya itu? Haruskah memegang teguh prinsip dan terus terluka, atau melupakan prinsip dan memiliki peluang untuk lebih bahagia? Ini bukan cuma tentang status. Ini tentang hati, perasaan, pemikiran, dan prinsip.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • The One They Wanted
  • VATRIA UNEDA SCHOOL [✓]
  • Falling for You (SungWon)
  • Forbidden Devotion S1 (NikWon)
  • Sour Seventeen
  • ENCHAINED (HeeWon)
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

More details
WpActionLinkContent Guidelines