We Don't Talk Anymore

We Don't Talk Anymore

  • WpView
    Reads 607
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 9, 2018
Think of How much Love that's been wasted. People Always Trying to escape it. Move on to stop their heart breaking. ▪▪▪ (Throwback) Harry menggambar bayang bayang garis abstrak menggunakan jarinya dengan background langit biru dengan awan putih membumbung. "Cobalah berkomunikasi pada langit." "Memang bisa?" Aku mengerutkan keningku. "Cobalah. Suatu saat kamu akan mengerti. (Back to now) "Harry, sepertinya langit memberitahuku lewat awan yang berjalan perlahan bertautan sehingga membentuk gumpalan awan hitam. Dia memberitahuku bahwa hujan akan turun hari ini. Kupikir aku tahu alasannya mengapa aku harus berkomunikasi dengan langit. Ya, kali ini langit berhasil meramalkan perasaanku---sedang buruk." Aku tersenyum pada langit yang berubah perlahan menjadi gelap, aku tersenyum pada matahari yang perlahan berpendar menghilang dari jangkauan mata, aku tersenyum pada rintikan hujan yang menemaniku dalam kesesakan jiwa. "Mungkin aku salah mencintaimu, tetapi sekalipun itu salah aku sangat tidak mengharap menjadikan diriku benar." "Senang mengenalmu, senang pernah menjadi milikmu, terimakasih. Harry." -Carelly Rey. "I don't have anyexplain about her. Yeah, I really love her. You-you can see right? I love her so much. And the reasons why I can't explain it just because it is more than just words."- Harry Styles interviewed for Fabulous magazine.
All Rights Reserved
#324
zaynmalik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reckless
  • Printemps
  • OBLIVIATE - Draco Malfoy
  • She's In The Rain; Jung Eunha
  • JATI DIRI (DRAMIONE)
  • Smile, Draco.
  • a RAINBOW
  • Stres In Life
  • Heartstrings |h.s|
  • 𝘽𝙚𝙨𝙩𝙞𝙚𝙨 𝙛𝙤𝙧 𝙡𝙞𝙛𝙚  (Complete)
Reckless

--- Harry mencintaiku. Dia sendiri yang mengatakannya. Dia sendiri yang bersumpah. Aku satu-satunya. Tapi kenapa, saat aku melihatnya menatap dia, ada sesuatu yang berbeda? Sesuatu yang lebih dalam daripada yang pernah dia berikan padaku? Semua orang bilang aku hanya penghalang. Aku hanya singgah sementara. Aku hanya seseorang yang hadir di antara dua hati yang seharusnya bersatu sejak awal. Mereka salah. Aku bukan penghalang. Aku bukan sekadar persinggahan. Aku adalah jalan yang membawa mereka menuju akhir yang seharusnya. Aku adalah bagian dari cerita ini. Hanya saja, ini bukan ceritaku. --- Disclaimer: This fanfiction is inspired by the song "Reckless" by Madison Beer. All characters belong to J.K. Rowling, but the storyline, interpretation, and emotional depth are purely the author's vision. So, enjoy this story guys. With Love💙 Vivian Maxwell (@hrcrxmlfy)

More details
WpActionLinkContent Guidelines