We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Uncertain

Uncertain

  • WpView
    Reads 3,171
  • WpVote
    Votes 259
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 23, 2019
WpInfo
Fanfic
Hearts2Hearts
{DONT COPY MY STORY!} 💥 {MURNI IMAJINASI SAYA} 💥 {DONT FORGET TOO VOTMENTS} "gue gak suka sama cowo yang suka ganggu sahabat gue dan kehidupan gue " ucap stella Sedangkan david menaikan satu alis nya sambil tersenyum miring " kenapa lo natap gue gitu ?" Tanya stella " lo suka kan sama gue ?, makanya lo gk suka gue deket deket sama sahabat lo " jawab david terang dan jelas Dan stella hanya terdiam tak bisa menelan ludah nya Apakah stella akan terus menahan rasa yang ia pendam selama ini atau malah mengakuinya ?
All Rights Reserved
#285
david
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Hide Feelings〔✔〕
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • DAVINA (COMPLETED)
  • Stela 2 [ SELESAI ] ✓
  • Stuck With You | ON GOING
  • Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓]
  • REGATHAN [END]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • realize, Seo Woobin • [CRAVITY]✔

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines