BB
  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 15, 2017
Bercerita tentang seorang perempuan tomboy bernama Berlin Eindriana Yuniar yang memiliki hobi bermain basket , orang cuek dalam semua hal. Namun saat dirinya bertemu dengan seorang laki-laki bernama Bobby Odwin Yuki, dia berubah 100% menjadi perempuan feminim. Mereka berdua mengalami trauma akan menjalani hubungan setelah dikecewakan dengan kekasihnya masing-masing. Bobby sangat menyukai tentang seni musik dan seni gambar. Bobby menyukai Film animasi Jepang dan Berlin menyukai Drama Korea serta bias idolnya EXO.
All Rights Reserved
#259
fakefriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imaginary Boyfriend
  • Silent ✔
  • -AFTER RAIN-
  • Arsyilazka
  • Love Letters [END]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Senja dan Mentari
  • Lisa & Kevin
  • LDR (Logika Dalam Rasa)

Brianna, siswi SMA yang lelah karena status jomlonya kerap kali jadi bahan olok-olokan teman-temannya, merasa terdesak sehingga ia terpaksa menceritakan ciri-ciri pacar khayalannya kepada seluruh kelas. Saat kebohongannya nyaris terungkap, siapa sangka seorang murid laki-laki baru hadir dengan ciri-ciri sama persis dengan yang ia katakan. *** Brianna seorang jomlo akut yang merasa insecure karena ejekan teman-teman sekelasnya. Ejekan itu sangat fatal untuk Brianna yang tidak pernah percaya diri, baik di rumah atau di sekolah. Merasa terdesak, Brinna lalu berbohong dengan mengatakan kalau dirinya sebenarnya punya pacar, ia juga menceritakan ciri-ciri pacarnya secara detail dan mengatakan kalau laki-laki itu akan datang sebagai murid pindahan. Sadar kalau ucapannya hanya akan memperkeruh keadaan, Brianna berniat untuk meluruskan kebohongannya, akan tetapi pada hari yang ditentukan datanglah murid baru bernama Qiar dengan ciri-ciri sama persis! Tapi, kenapa wajahnya babak belur?

More details
WpActionLinkContent Guidelines