Am I Happy?

Am I Happy?

  • WpView
    Membaca 534
  • WpVote
    Vote 133
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 29, 2017
WpInfo
Fiksi
Misteri
"Dapatkah aku mendapatkan kebahagiaan?" Ujar sesosok pria tersebut. Pertanyaan terbodoh yang pernah terlontar. Kau tidak perlu kebahagiaan. Yang ada hanyalah kegelapan. Kegelapan hatimu yang akan membuatmu tenar. Tak perlu adanya Cinta. Yang ada hanyalah kebencian. Tak ada yang bisa menaklukanmu. Hanya ada kau yang akan ada diatas. Sinar bulan merah darah menandakan kesedihan yang larut. Disaat itulah kau harus menurut. Menurut pada kegelapan. Kegelapan akan menuntun segalanya. Kesunyian malam menambah kelam penderitaan. Dibalik kegelapan pasti tersembunyi hati yang jahat
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Full Of Scratches
  • 𝐋𝐎𝐎𝐊 𝐀𝐓 𝐌𝐄 • itanaru fanfiction
  • Matahari
  •  Sacrifice Of Love ( KakaSaku)
  • 𝐭𝐨𝐦𝐨𝐫𝐫𝐨𝐰, 𝐚𝐭 𝐬𝐮𝐧𝐫𝐢𝐬𝐞
  • MIRROR OURSELVES
  • Awan Abu-Abu [END]

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan