Story cover for ABNORMAL by five-girls
ABNORMAL
  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Jul 02, 2017
i'm not Normal,not perfect... then what do you like from me?
---
Aluna anatasha, gadis penderita Leukumia. 
tiba-tiba di klaim oleh Bad Boy di sekolahnya
untuk menjadi pacarnya. 
Aluna yang kerap di sapa Nuna itu tak pernah terbesit dalam pikirannya bahwa dalam jangka hidupnya yang pendek akan merasakan indahnya; cinta, sakitnya; patah hati. 

"apa yang lo suka dari gue?"

"gue suka senyum lo"
All Rights Reserved
Sign up to add ABNORMAL to your library and receive updates
or
#680bad
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Nissa & Nathan (COMPLETED) cover
About Dimas cover
DEANA (Bound Of Your Heart) cover
DRABIA [END] cover
DEVANO cover
posesif girlfriend(REVISI) cover
Because I'm Stupid (End) cover
PACARNYA BOO (Sudah Terbit) cover
Destiny said. {BERSAMBUNG} cover
Perfect Senior cover

Nissa & Nathan (COMPLETED)

36 parts Complete

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.