Prolog✓

Prolog✓

  • WpView
    Reads 19,359
  • WpVote
    Votes 1,049
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Thu, Dec 5, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Apa yang kau mau?" Tanyanya. "Tidak ada." Jawabku singkat. "Lalu kenapa seharian ini kau seperti berusaha mendekatiku?" Tanyanya dengan curiga. "Karena aku penasaran denganmu." "Bisakah kau tidak menggangguku dan membiarkanku menikmati ketenangan?" "Entahlah. Aku tidak tahu apa aku bisa mengendalikan diriku atau tidak." Jawabku jujur karena aku sangat-sangat ingin selalu bersamanya. Entah apa yang mempengaruhiku tapi sepertinya aku addicted dengannya. Aku ingin sekali memiliki seluruh bagian darinya, ini benar-benar membuatku gila! Saat ini saja aku menahan diriku untuk memeluknya. "Aku minta kau benar-benar menjauhiku!" Aku diam dan tidak menanggapinya. "Bisakah kau benar-benar menghindariku?" Serunya ketus. "Memang mengapa kau tidak mau aku dekati? Tidak mau punya teman? Tidak merasa kesepian?" "Bukan urusanmu!" "Tidak bisakah kau memiliki satu teman? Aku contohnya." ****************** Sebuah kejadian mengharuskan Andrea terbiasa dengan kurungan tembok tebal yang memisahkannya dengan dunia luar. Namun sebuah kesempatan datang membuatnya dapat merasakan dunia luar seperti kebanyakan gadis seusianya. Namun akankah kesempatan ini membuatnya menemukan tempat di luar sanah, tempat di mana seseorang dapat menerima keberadaannya. Terlebih bisakah dirinya menerima bahwa kondisinya yang berbeda semenjak kejadian itu.
All Rights Reserved
#125
kursiroda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FLASHBACK [COMPLETED]
  • The Oddlove
  • GEOCEAN [END]
  • Breathe
  • PLUTO
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Twins of Protective Family
  • Cahaya [COMPLETED]
  • [END] Blind Rainbow
  • Possessive Senior

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Bertemu dengan si pembawa hadiah menuntunnya masuk kembali ke lingkaran tak berujung. Yang menariknya ke dalam perasaan bernamakan penyesalan. Entah sampai kapan dia harus terjebak bersama kenangan masa lalunya. Yang membawa ingatan tragis bersamaan dengan kata maaf yang tak pernah tersampaikan dengan layak. Bagi takdir, melihatnya tersiksa dalam rasa sesal adalah kenikmatan tersendiri. Seolah-olah ia tidak berhak hidup bahagia, meski hanya satu detik. Dan benar saja, ketakutannya terulang kembali. Senyum cerahnya benar-benar lenyap, terganti senyum kecil menguatkan. Tawa bahagianya hilang, terganti gumaman pelan. Bibirnya yang kadang kala mengucap kalimat ketus, terkatup seakan diberi lem perekat. Menjadikannya sosok di masa lalu, yang sering dicaci maki namun diterimanya lapang dada, tanpa protes. Meski begitu, kejadian demi kejadian tak mengenakkan silih berganti menerpanya. Terbebas dari satu kejadian tak membuatnya bernapas lega, karena kejadian lain tengah menunggunya. Semuanya akan terus terulang jika keinginan "dia" tak kunjung terkabul. Lalu apakah keinginan "dia" sebenarnya? Akankah "dia" mendapatkan keinginannya tersebut? Atau "dia" harus menyerah ketika tahu upayanya sia-sia? START: 04 April 2022 FINISH: 12 Maret 2023 HIGHEST RANK #1 in kilasbalik (16/04/22) #2 in sahabatsejati (16/10/22) #1 in cheerful (15/11/22) #1 in kilasbalik (27/08/23) #1 in cheerful (19/10/23) #1 in kilasbalik (05/01/24) #1 in cheerful (03/05/24)

More details
WpActionLinkContent Guidelines