Play With Me, Boys.

Play With Me, Boys.

  • WpView
    Membaca 316,226
  • WpVote
    Vote 12,859
  • WpPart
    Bab 64
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 7, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Mimi tak percaya ia akan berada dalam situasi seperti ini. Sulit dipercaya memang, ia sebagai agent rahasia tak bisa melakukan apa-apa ketika berhadapan dengan dua pria ini. Dua pria berbahaya sedang berada di depannya saling menatap tajam seakan siap membunuh satu sama lain. Lucas yang pertama bergerak, ia menarik lengan Mimi ke arahnya dan menggoda telinganya dengan bibirnya, Mimi mengerang sedikit merasa geli. Varrel tak tinggal diam, ia pun maju melakukan hal yang sama di telinga Mimi yang lainnya. Mimi mulai gelisah tak tahan dengan perilaku dua pria ini mencoba memberontak. "Lepaskan aku, kalian brengsek." Ucap Mimi geram. "Kau tak bisa kemana-mana. Bukankah kau menikmatinya? Lepaskan pria itu, aku bisa membuatmu puas sendirian." Ucap Lucas menahan tangan Mimi yang mencoba melepaskan diri. "Kau tak akan bisa melakukannya dengan punyamu yang kecil itu. Biarkan aku yang memuaskanmu, Mi." Balas Varrel. Mereka kembali saling menatap tajam. Mimi mulai kehilangan kesabaran nya. Secara bersamaan ia memukul perut Varrel dengan tangan nya yang bebas dan menendang selangkangan Lucas. Mereka berdua melepaskan Mimi sambil memegangi bagian yang diserang Mimi. "Kalian ingin memuaskanku? Keep on dreaming guys." Ucap Mimi sambil menatap remeh dua pria yang masih meringis. "Jangan membuatku memaksamu Mimi." Ucap mereka bersamaan, dan kembali saling tatap tak suka. Mimi terkekeh dibuatnya. "Wow, kalian seperti sudah jadi soulmate, kenapa tidak langsung check-in?" canda Mimi sambil menahan tawa. "But let's see who's the one will get me pleasure." tantang Mimi kepada mereka berdua. "You will regret this." "Don't regret it later." Ucap mereka bersamaan. Mimi pun tersenyum miring. BEBERAPA PART DI PRIVATE,.. TERSELIP ADEGAN 18++... UPDATE SETIAP HARI!! DON'T COPY MY STORY!!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
criminals
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Black Side Bianca 18++
  • Isabella (Complete) End
  • ALL IN MY HEAD | 7 (NEW VERSION)
  • I'm Sorry But You're Mine [END]
  • His Secret Child
  • Abraham Salim (Book Satu) #Googleplaybook #JE Bosco Publisher
  • Apology [Completed]
  • MY  Hot Bodyguard (PROSES REVISI)
  • SUAMIKU BACK TO NORMAL [Completed]

Kerasnya kehidupan kota seperti tidak memberikan pilihan pada seorang gadis bernama Bianca N Illeana untuk dapat bertahan seorang diri. Workaholic ini merasa bahwa seorang perempuan tidak membutuhkan laki2 dalam kehidupannya. Keberadaan Sellen, sahabat sekaligus patner kerjanya benar-benar sangat membantu. Sayang, kali ini dia salah memilih bala bantuan. Adalah Abbias Van Damaresh. Laki2 blasteran Spanyol yang kemudian menjadi pemicu sisi lain dari seorang Bianca. *** "Siapa kamu!" Tanya Bianca tersadar. "Apa masih penting. Bukankah kita sudah menghabiskan malam bersama" "Aaaaaaaa!" Teriak Bianca frustasi. "Tidak2, ini cuma mimpi" "Kenapa? Menyesal?" "Oh Shit!, Ini bukan mimpi" Umpatnya saat mendapati ada rasa yang aneh dibagian bawahnya. "Apa yang kamu lakukan. Ah ya Tuhan!" Dia memohon, semoga ini hanya perasannya saja. "Kamu menggodaku. Apa dayaku" "Astagaaa... Pasti aku mabuk. Ah, ck aaahhh!" Bianca segera bangkit dan mencari pakaiannya lalu mengenakannya. "Kenapa kamu minum jika tidak terbiasa?" "Diam. Ah sial" dia terus mengomel. "Kamu tidak memintaku tanggung jawab" tanyanya lagi. "Jangan bilang kamu?" Tanya Bianca terpaku. Dan tidak perlu dijawab saat mata lelaki itu mengarahkan matanya pada noda merah di ranjang putih hotel. "Sial! Oh Mike, maafkan aku" lemahnya merasa bersalah. "Maaf, aku tidak bisa menahan diri, kau terlalu banyak menggodaku" "Diam kau Sialan. Lupakan semua ini. Ingat. Jangan cari aku. Sial sial siallll!" Kesal Bianca lalu keluar. "Wanita aneh" *** Mohon maaf ya readers Explicit scene sudah unpublish. Jdi silahkan berimajinasi masing2. 😁 Warning!!! Typo bertebaran, Minta maaf dulu sebelum tertangkap basah ? Harap maklum ? Masih pemula belajar nulis. Murni imajinasi, so saling menghargai dan no copy yak guys.... Bagaimana cara kita menghargai orng lain adalah brntuk kita menghargai diri sendiri. ?? --------------------0000000--------------------

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan