Don't Go

Don't Go

  • WpView
    GELESEN 1,152
  • WpVote
    Stimmen 106
  • WpPart
    Teile 18
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., März 31, 2018
WpInfo
Belletristik
Romantik
[UPDATE SETIAP HARI] Natasha Varayn, perempuan yang dikenal selalu berbicara ketus tanpa mempedulikan orang lain. Selalu bersikap tak peduli pada apapun dan siapapun. Ia seperti itu semenjak keluarganya yang tak harmonis lagi dan menyebabkan semua masalah datang ke kehidupannya. Vino Alterio, lelaki yang pernah Natasha cintai karena kebaikannya, namun karena Vino pernah meninggalkannya, hati Natasha telah mati rasa saat mereka bertemu lagi. Baru 5 hari sejak pertemuan pertama mereka setelah sekian lama, Natasha mendapatkan kabar yang tidak mengenakkan hati. Harus bertunangan dengan lelaki yang pernah meninggalkannya, itu berita yang buruk.
Alle Rechte vorbehalten
#892
teen
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Realita & Waktu
  • 3 Cewe Itu Culun [ freflo, frefio, fresha ]
  • Menembus Sepi [Completed]
  • Unfamiliar Twins (END)
  • Become Baby Boy✓
  • Berubah!
  • Dear Vino Anggara ✔
  • Me Become An Extra (Arvie) ✓
  • Pariban "Aishite Imasu" ( TAMAT )
  • Perjalanan Kehidupan Kedua (end)

Kanaya Nathania merasa dunianya telah kehilangan warna. Sebagai mahasiswa DKV tingkat akhir, ia justru membenci kanvasnya sendiri. Di bawah tekanan ekspektasi dan kegagalan yang terus membayangi di Jakarta, Kana memilih melarikan diri ke Bandung, mencari perlindungan di rumah tua milik neneknya. Ia berharap bisa menghilang dalam keheningan, namun ia justru bertemu dengan Javero, tetangga sebelah rumah yang hidupnya diatur oleh logika, angka, dan efisiensi. Javero adalah mahasiswa Manajemen yang kaku. Baginya, segala sesuatu termasuk emosi harus bisa dikelola agar efisien. Namun, kehadiran Kana yang berantakan mulai mengacaukan perhitungan matangnya. Di antara aroma kopi pukul lima sore dan dinginnya udara Bandung, keduanya terjebak dalam skenario yang tidak biasa. Javero mencoba memperbaiki operasional hidup Kana, sementara Kana tanpa sadar mulai memberi warna pada garis-garis hidup Javero yang selama ini hanya hitam dan putih. --- Di bawah temaram lampu teras yang berkedip, Javero menatap punggung Kana yang tampak rapuh. "Kenapa kamu repot-repot peduli, Ver? Hidupku ini cuma sketsa rusak yang mau aku buang," bisik Kana tanpa menoleh. Javero terdiam sejenak, menyesap sisa kopi pahitnya. "Dalam manajemen, nggak ada barang yang benar-benar rusak, Kana. Yang ada cuma barang yang belum ketemu tempat yang pas untuk diperbaiki." Kana tertawa getir. "Dan kamu pikir kamu bisa memperbaikiku?" Javero melangkah satu langkah lebih dekat, suaranya merendah seiring angin malam yang berhembus. "Saya nggak mau memperbaiki kamu. Saya cuma mau memastikan, pas kamu memutuskan buat jalan lagi nanti... kamu nggak perlu sendirian menghitung detiknya." Di tengah kejaran deadline skripsi dan kenyataan yang kian mencekik, mereka harus belajar bahwa beberapa hal di dunia ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan logika, dan beberapa luka tidak akan sembuh hanya dengan berjalannya waktu. --- Tema Utama: Self-healing, Slow-burn Romance, New Adult. Latar: Bandung, 2026.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien