Dipta's Evol [On Going]

Dipta's Evol [On Going]

  • WpView
    LECTURES 55
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Ifya Alana berteman atau lebih tepatnya bersahabat baik dengan seorang Dipta Abraham. Tinggal bersebelahan serta melihat Dipta ngompol telah menjadi makanan sehari-hari Ify. Membopong Ify keluar dari club atau mengganti seprainya akibat muntahan gadis itu, sudah menjadi pekerjaan sampingan bagi Dipta. Satu lagi, suruhan membeli pembalut ukuran night di Indomaret adalah hal yang paling Dipta benci menjadi sahabat atau tetangga Ify. Bersahabat dirumah, dan layaknya musuh disekolah. Ify dengan otak setengah kilogramnya senang atau memang hobi membuat Dipta malu disekolah, bahkan satu kelas Dipta. Tak ada yang tau jika mereka sebenarnya sahabat. Jika kata 'cinta' datang diantara Ify dan Dipta, menyelinap melalui celah-celah hati yang telah memiliki tuan atau parahnya mengetuk hati atas segala hal yang terjadi, apa yang mereka pilih? Dipta si atlet judo. Ify si pemabuk kelas teri. Dipertemukan oleh kata 'tetangga'.
Tous Droits Réservés
#235
highschoolseries
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DANADYAKSA
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • The Love Trap (Terbit di Penerbit Kastil Mimpi)
  • Infinity ✔
  • VATRIA UNEDA SCHOOL [✓]
  • By Your Side
  • ALEXON [END]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu