the Edge.

the Edge.

  • WpView
    Reads 136,020
  • WpVote
    Votes 7,376
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Feb 27, 2024
Ketika divonis mengidap kanker otak yang sudah cukup membuat Edwan porak-poranda, sang ibu malah memilih pergi meninggalkan dirinya dan ayah yang tak pernah sepaham bersama lelaki lain. Tak cukup di situ, sahabat satu-satunya yang ia punya bukan menepuk malah menusuk punggungnya dari belakang. Bersama Pandora, Edwan berusaha untuk tidak menghabisi dirinya sendiri dan memilih menikmati setiap detik waktunya yang tinggal sedikit. Namun yang tak disadarinya adalah betapa tidak adilnya ia berlaku pada Pandora. Melepaskan bukan perkara mudah tapi bertahanpun tak baik. Bahagianya Pandora tak merekah kala Edwan meringis di kehidupannya. Hidup yang ia bilang adalah aral. Hidup yang entah benar hidup atau tidak. Kami sama-sama tumbuh di kegelapan itu. Hidup yang manis? Akan berujung pada suatu titik yang disebut rasa sakit. "Temani aku melaluinya!" -♨♨- 2k17
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Couple Ring [Complete]
  • I'm NOT OKAY ~ END
  • Anissa Almaera [COMPLETED]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Whispering Love (In A Pretty Night Sky)
  • Juan [REVISI]
  • LIFELINE [End]
  • Coffee Of My Life
  • RAESHA (Revisi)

Wajib follow sebelum baca 💕 [Sebagian dimasukkan dalam draft karena proses revisi] Rara menghembuskan nafasnya kasar, rasa cemas berkecamuk di benaknya. Di pandangnya Mama Raflan yang kini berada dalam rangkulan hangat Fadli, sesekali Fadli mengusap lembut lengan sang mama. Rara beralih pandang agak jauh, dimana Papa Raflan tengah tertunduk lesu, kedua tangannya berada di kening seolah menumpu beban kepalanya. Terbersit rasa kesal di benaknya, Rara kembali mengingat Mama Raflan yang baru saja menceritakan semua kejadian lengkap yang terjadi. "Kondisi Raflan cukup parah Ra, bahkan pamannya tadi bilang bahwa Raflan hampir saja tidak tertolong.." tangisan itu kembali pecah, betapa berat Mama Raflan untuk menceritakan kembali apa yang telah di jelaskan oleh adik iparnya tadi di ruangannya. "Ini bukan lagi asmanya yang kambuh, tapi penyakit jantungnya kumat.." Mama Raflan berhenti lagi. Mama Raflan menatap Fadli yang terlihat terkejut mendengar hal itu. "Maafin mama nak.." Mama Raflan mengusap lembut pipi Fadli, merasa bersalah bahwa selama ini ia tidak menceritakan keadaan Raflan yang sebenarnya kepada Fadli. Ring Couple 2 : https://my.w.tt/hzE8NN4xGZ Wajib baca Ring Couple 1 sebelum yang kedua. #1 : #ceritasedih 05/09/19 #2 : #penyakit 05/09/19 #3 : #kanker 05/09/19 #4 : #heartattack 05/09/19

More details
WpActionLinkContent Guidelines