MAGIC (DUNIA DIANTARA KEHIDUPAN NYATA)

MAGIC (DUNIA DIANTARA KEHIDUPAN NYATA)

  • WpView
    Reads 899
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 19, 2014
Diantara Dunia kehidupan Manusia tersembunyi sebuah Dunia yang di huni para Magi, dan juga di huni OLeh mahluk mitos Mitologi dan legenda, Jati dan Rin tidak menyangka bahwa mereka adalah bagian dari dunia itu, mereka berdua bertemu pada saat orang tua Rin terbunuh oleh sekumpulan penjahat, mereka mengira hanya penjahat biasa, namun tak di sangka orang tua Rin terbunuh oleh pengguna Magic, yang di sebut Dark Wizard, Jati dan Rin Dibawa kesebuah desa yang bernam Bilwurd, semula mereka mengira itu hanya desa biasa, desa itu menyimpan begitu banyak misteri, seperti hidupnya para mahluk Mitos dan Mitologi, seperti Lamia, Gargoel, Orc dan mahluk lainya, pada suatu hari Jati dan Rin dibawa kesebuah Hutan yang dinamakan Hutan Kematian, mereka harus menghadapi mahluk Mitologi yang menggunakan Magic hitam, Jati terkena serangan Racun dari Orc, dan Rin harus mencari sebuah tanaman yang dinamakan Daun Keabadian untuk menyembuhkan Jati
All Rights Reserved
#37
tri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ventiones Academy [REVISI]
  • CYNEFFIN : LOTHLŌRIEN HIDDEN HISTORY
  • Behind the Chill of the Night Wind (HIATUS)
  • HOLDER : Descendants of The Witch (END)
  • GRACLE BLACKSMITH
  • Nihon no Matsuri 14 - Fukkatsu no Saikai
  • Hutan Terlarang [END]
  • Syahdan ✓
  • The Blue Shine
  • HOLDER : Elsewhere (END)

Aku hanya seorang gadis berumur tiga belas tahun yang biasa saja. Aku ini sama seperti yang lain. Jadi tidak ada yang istimewa dari diriku. Sampai .... "Selamat, Anda diterima di Ventiones Academy." Aku tak pernah mendengar ada academy semacam itu. Semuanya langsung berubah. Hidupku yang awalnya berwarna hitam-putih, berubah menjadi warna pelangi. Rasanya mataku sampai pusing melihat semua warnanya. Tidak bukan mata, tapi otakku. Oh, aku menyesal ketika kehidupanku sebelum ini aku kurang banyak bersyukur. Aku ini masih tiga belas tahun. Tapi kenapa kejadian yang kualami di luar batas umurku? Sebentar, di luar batas bukan berarti seperti adegan dewasa! Maksudku seperti peperangan? Pembunuhan? Baiklah, aku sepertinya sudah gila. Aku jadi iri dengan remaja normal seperti kalian. **** Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri. Karena saya selalu berkhayal yang tidak logis, jadi saya lampiaskan ke dalam cerita ini. Jika ada kesamaan nama dalam cerita ini, itu artinya kebetulan. Vote? Baca aja dulu! Nggak vote juga gpp. Asalkan sudah dibaca ceritanya dan sudah ditaruh di perpustakaan kalian. **** ⛔Lagi tahap revisi. Jadi jangan terkejut jika ada perubahan kata atau chapter secara tiba-tiba

More details
WpActionLinkContent Guidelines