Transisi Hati

Transisi Hati

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 21, 2017
Alya Ainaya. Seorang gadis yang menutup hatinya rapat-rapat untuk urusan cinta. Banyak lelaki mendekati Alya, tapi tidak ada satupun yang berhasil mendapatkannya. Masalahnya bukan Alya terlalu pemilih, namun ia trauma kehilangan orang yang ia cintai. Oleh karena itu ia memilih untuk menutup hatinya. Alvaro Hakim. Seseorang yang gigih untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Ia pintar dalam segala hal, bahkan pintar dalam memikat hati perempuan. Dalam hitungan detik bisa saja ia mendapatkan pacar jika ia mau. Namun Alvaro malah memilih Alya, seseorang yang sangat anti-pacaran. Akankah Alvaro berhasil mendapatkan hati Alya?
All Rights Reserved
#784
patahhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Stolen Before Fallen
  • Dua Hati di Antara Kata
  • RAJAWALI
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Alvaro Aurora (Sudah Terbit)
  • Second Lead (Toxic) ✓
  • ALVANO ALASTAR
  • Promise

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines