RAGA (Ending)

RAGA (Ending)

  • WpView
    LETTURE 33,903
  • WpVote
    Voti 781
  • WpPart
    Parti 44
WpMetadataReadCompleta gio, set 2, 2021
Cerita ini diprivasi Sebuah cinta masa SMA,dipisahkan karena lebih memilih persahabatan,dan bertemu kembali disatukan menjadi sebuah keluarga,bagaimana jika sahabatmu sedari kecil datang kembali?apakah kamu tetap bersedia bersama dengannya? Cowok aku lebih peduli sahabatnya tapi kami masih bisa melewati,bagaimana jika telah menjadi keluarga?apakah masih bisa dilewati? "Aku mencintaimu,bisakah kau mendengar kata kataku?"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • To Heal
  • Carissa  Xavier
  • Be with you
  • After Nine Years
  • Kita Sembuh Bareng?
  • MY SENIOR IS MY HUSBAND
  • The Secret of Love
  • Sunyi yang Menyatukan
  • CLAUSTRUM || End✓
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
To Heal

Luka yang tak terlihat seringkali lebih menyakitkan daripada yang tampak. Alira hidup dengan dendam dan kebencian yang tak pernah padam, terutama kepada ayahnya-orang yang telah merenggut ibunya. Diasuh oleh keluarga yang memperlakukannya berbeda, ia tumbuh menjadi gadis yang dingin, keras, dan tak ingin bergantung pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika Aidan kembali ke hidupnya. Sahabat kecilnya yang dulu ia anggap telah menghilang kini berdiri di hadapannya, membawa cahaya yang nyaris padam dalam dirinya. Aidan tak hanya ingin kembali berteman-ia ingin mengubah Alira, membuatnya percaya bahwa luka bisa sembuh dan masa lalu tak harus selalu menjadi beban. Tapi, bisakah seseorang benar-benar pulih dari luka yang sudah terlalu dalam? Ataukah Alira akan tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalunya? Di tengah konflik keluarga, geng sekolah yang menambah kekacauan, serta perasaan yang mulai berubah, Alira harus menemukan jawabannya sendiri. Karena terkadang, perjalanan untuk pulih justru lebih menyakitkan daripada lukanya sendiri.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti