Puisi Terkutuk

Puisi Terkutuk

  • WpView
    Reads 7,636
  • WpVote
    Votes 363
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing7h 20m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 15, 2020
Kepindahan Haifa membawa bencana. Beberapa anak sastra terluka, bahkan satu orang meregang nyawa di depan mata gadis itu. Gara-gara puisi kutukan dari Jepang yang ia bacakan, keselamatannya pun jadi terancam. "I'm here. And I'll be here whenever you need me." Mungkinkah seseorang yang dipercayanya dapat menyelamatkannya? Catatan: Maaf ada bahasan isu pemerkosaan. Sebaiknya tidak untuk anak di bawah 18 tahun.
All Rights Reserved
#35
kedokteran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Language
  • LADIES NIGHT (tersedia di Karyakarsa)
  • Absolutely Mine! (Terbit)
  • The Last Breathe[Complete Part.1]
  • Pengagum Rahasia
  • ✅ Love Doesn't Lies
  • Where Are You
  • SEMPURNA DALAM DOSA - Editing
  • 𝐕𝐀𝐋𝐒𝐀 - On Going

Cara orang menujukan rasa kasih sayang pada pasangan, teman atau siapapun itu itu berbeda-beda. Ada yang words of affirmation, act of service, quality time, physical touch, dan terakhir receiving gifts. Tetapi, bagaimana jadinya kalau ada pasangan yang love languagenya adalah bertengkar, saling memaki atau berdebat? Apakah itu wajar? Memangnya ada? Tentu saja ada! Ratio menyukai dan menikmati ekspresi lucu Karamel ketika gadis itu mendengus, merengut atau melotot kesal. Ketika gadis itu kesal dan cerewet akan kelakukannya sudah menjadi hiburan bagi Ratio. Dalam sehari, tidak pernah Ratio lewatkan untuk mengganggu Karamel. "Lo gue mimpi aja masih ganggu!" Karamel menggerutu kesal. Lihat, bahkan sampai gadis itu tidur saja Ratio masih mengganggu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines