NANOZOVE

NANOZOVE

  • WpView
    Reads 788
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 26, 2018
Siapa yang tidak kenal dengan Double V ? Vino dan Venzo. Kembar yang tak sama. Mereka dulu sangatlah akur, hingga karena permasalahan cinta menghancurkan segalanya membuat mereka berdua terpaksa berjanji untuk tidak saling kenal ketika masuk SMA. Namun, ternyata masing-masing sahabat double V ini mencintai perempuan yang sama membuat mereka kembali dekat saat liburan, dan akhirnya mereka benar-benar seperti semula, seperti kembaran pada umumnya. Kuliah yang sama, fakultas yang sama, dan akhirnya mereka berjanji untuk tidak jatuh cinta pada perempuan yang sama. Namun, takdir berkata lain. "Weh dia itu cewek gue !! Namanya itu yang ini !!" "Ish bukan Vino !! Itu bukan namanya !! Gue yakin kok !!" "Terus ? Masa sama ? Lu jangan nikung Venzo ! Masa kejadian yang lalu, keulang lagi ?!" "Duh !! Gue gak ngerti Vin !!" Dan lagi-lagi mereka memperdebatkan perempuan. Benarkah kali ini mereka jatuh cinta pada perempuan yang sama ? Atau justru tidak ? Akankah mereka saling menyalahkan dan kembali lagi untuk tidak akur ? Atau justru sebaliknya ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oh Wonder
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Un Crush! [TERBIT]
  • Satu Langkah
  • WED-LOVE-DAY
  • JEVIN AERA
  • TWINZY
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • SMA love story(Revisi)
  • First Love First Hurt (ON GOING)
Oh Wonder

❝Kamu masih mau dengan aku yang seperti ini?❞ ❝Aku punya waktu seumur hidup untuk mengerti kamu.❞ Di Indonesia, dengan memberi seulas senyum saja seseorang bisa mendapatkan satu teman baru. Begitulah setidaknya menurut Ervano dan Vanessa; dua orang yang akhirnya berteman setelah saling melempar senyum. Dan, mungkin karena hanya percaya pada seulas senyum itu saja, Ervano langsung mengambil kesimpulan bila Vanessa itu cewek baik-baik. Padahal, tidak semua orang yang tersenyum itu baik meski tidak selalu pula orang yang tidak baik itu benar-benar jelek, jahat, atau apa pun itu sebutannya. Sayang, teman-teman nongkrong Vanessa adalah orang yang masuk dalam kategori "tidak baik". Tapi, kalaupun Vanessa berteman dengan orang-orang ini dan Vanessa sedikit-banyak berbuat "di luar norma masyarakat" dan "tidak sepantasnya dilakukan seorang cewek" apakah hal itu otomatis membuat Vanessa sebagai orang tidak baik? Karena selama Ervano mengenalnya, Vanessa adalah orang yang baik. Selain itu, Ervano juga menyukainya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines