QUOTES KEKASIH TERAKHIR

QUOTES KEKASIH TERAKHIR

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 7, 2017
Dia seorang, tergambar nostalgia lalu. Penuh bunga dan duri, penuh tawa dan airmata. Dia seorang, tergambar wajah di mata dan di hati. Dengan wajah penuh menyimpan seribu soalan, membawa seribu jawaban. Dia aku seorang, wajah-wajah dulu merobek hatiku, yang semakin layu. -angganudatar- Kadang aku pikir novelku terlalu panjang untuk dibaca, mungkin orang lain pun malas membacanya hehehe. Jadi demi mempermudah intisari cerita, aku mau kumpulin qoutesnya aja dari Novel Kekasih Terakhir yang kubuat ini. Semoga saja bisa menginspirasi siapa pun yang baca, tapi tolong jangan di flagiat yaa, kecuali cantumkan nama penulis jika ingin menyebarluaskannya. Terima Kasih :D
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Heart Boat
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • THANK YOU KA
  • Where am I?
  • Siluman Tak' Bernyawa
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Friendzone (COMPLETED)
  • THIS IS MY STORY! - JAYNINGHOON
  • REGATHAN [END]
  • Forever Still Loving (Shizuo x fem! Izaya)

Terima kasih pada teman-teman yang sudah mau menyempatkan membaca karya novelku. Semoga senang dengan ceritanya. Ini karya pertamaku. Bagi saya membaca novel itu menyenangkan. Bisa melambungkan hayalan untuk melupakan penat sesaat. Saya dwi isa mengucapkan terima kasih banyak sama teman-teman semua. ~~~[[~~[[[[~~~~~~~~~ Ketika waktu tak lagi bisa menepi tapi hati ini berharap untuk menepi. Menepis semua yang terhampar dalam waktu yang tenggelam dalam air. Bagaikan ikan-ikan yang terlalu senang dengan kehidupannya. Tapi itu tidak berlaku dikehidupanku. Kehidupan yang gelap tanpa teman. Hanya kegelisahan dan kesepian yang mendera hati ini. Akankah ada tangan yang mampu mengangkatku dari dasar ini? Adakah malaikat yang menerbangkan aku keawan? Mampukah pangeran membangunkanku dari tidurku yang seakan-akan mati? Ataukah aku akan hilang bersama dalamnya jurang yang menelanku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines