NADAVINO

NADAVINO

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 13, 2018
Siapa yang tidak kenal dengan Nada Greviola Ramadhina? Sang sekretaris osis SMA Cendrawasih. Terkenal dingin terhadap laki-laki apalagi yang seperti Davino Gracello Cahya, sang most wanted SMA Cendrawasih. Dengan sifat mereka yang berbanding terbalik, seperti halnya Nada yang terkenal dengan sejuta prestasinya. Sedangkan Davino yang terkenal akan sifat nakalnya. Tapi bukankah perbedaan itu yang membuat manusia menjalin suatu hubungan? Akankah takdir tetap menyatukan mereka? -Nada Greviola Ramadhina Terkadang kita perlu tertawa untuk menutupi luka -Davino Gracello Cahya Entah alasan apa yang membuatku sangat tertarik padamu. Saat setiap melihatmu selalu saja ada keinginan dihatiku untuk membuatmu selalu tertawa. Jika boleh, aku ingin tawamu itu hanya diperlihatkan padaku saja. Mengapa? Karena saat kamu tertawa kamu terlihat lebih manis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jarak & Waktu
  • My Wasabi Boyfriend ✔️
  • I'm Not A Villainess
  • Davidson || END
  • D'radizza [End]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • AZKA
  • Dear Natasha
  • The Gorgeous Devil
  • RUANG RINDU

Neona Randita tidak pernah menyangka bahwa si misterius Nash Gardira yang mencuri perhatiannya. Rambut Nash yang sedikit basah saat bermain basket adalah hal yang Neona sukai setelah buku dan es krim vanilla. Lima tahun Neona menjaga perasannya untuk laki-laki itu. Katanya, tabu jika perempuan yang mengungkapkan perasaan duluan. Nash Gardira tidak pernah menduga bahwa si cerdas Neona Randita yang membuatnya jatuh cinta dalam rasa yang berbeda. Kening Neona yang berkerut saat sibuk mengerjakan soal matematika adalah favorit Nash setelah basket dan fotografi. Lima tahun Nash memendam perasaannya untuk gadis itu. Katanya, takut jika traumanya kembali terulang. Lima tahun penuh lika-liku. Lima tahun penuh kebimbangan. Lima tahun penuh pengharapan. Jika mereka diberi kesempatan untuk saling jujur, apakah mereka berani mengungkapkan perasaan yang sebenarnya? Ini kisah mereka, tentang jarak dan waktu yang sengaja mereka ciptakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines