Story cover for Flirtationship by Queenellin
Flirtationship
  • WpView
    Reads 8,915
  • WpVote
    Votes 1,623
  • WpPart
    Parts 25
  • WpView
    Reads 8,915
  • WpVote
    Votes 1,623
  • WpPart
    Parts 25
Ongoing, First published Jul 07, 2017
#890 in teenfic 21/08/2017
amazing cover by @loliluu
Flirtationship ;
More than a friendship less than a relationship.


Ini tentang Yehezkiel Salvanio yang egois atas perasaannya dan juga tentang Zefanya Fricellia yang tak bisa memaksa dan menuntut titik terang dari hubungan mereka.

Lantas, nama apa yang cocok dengan hubungan mereka?
All Rights Reserved
Sign up to add Flirtationship to your library and receive updates
or
#5flirtationship
Content Guidelines
You may also like
I Give You Flower by KaniaPutriPutri8
78 parts Complete
# Proses Revisi Marina Zayaid, dia gadis yang sangat tidak sempurnya jika dilihat dari segi sifatnya. Gadis galak, pemarah, egois, gengsinya gede, keras kepala, tapi juga berprinsip, dan teguh pada pendiriannya. Saking nggak sempurnanya dia, kalian nyebut sifat buruk apa saja pasti ada di dia. Kalau dilihat dari segi fisik dan otak, udah pasti dia termasuk dalam kategori. Tapi dia bukan tipe gadis yang jadi incaran para kaum adam, tercantik, primadona, atau yang dipuja-puja, karena masih banyak gadis di sekolahnya yang jauh lebih cantik dan jauh lebih pintar darinya. Justru, karena kegalakannya yang di atas rata-rata itulah yang membuat Marina berbeda dari gadis lainnya, yaitu dijauhi kaum adam tanpa mau berurusan kalau nggak mau disembur pakai ludahnya pas dia lagi ngamuk. Hanya saja, yang membuat Marina bisa terlihat istimewa itu saat pertemuannya yang tiba-tiba sampai pada akhirnya bisa berpacaran dengan cowok bernama, Milo Ardiansyah. Saat semua kaum adam menjauhi Marina, justru Milo malah sangat tertarik untuk mendekatkan diri dengan Marina setelah mendekatkan diri pada, Tuhannya. Padahal, karakter Milo itu sangat jomplang sekali ketika dibandingkan dengan, Marina. Mungkin dia kena pelet yang dipasang, Marina? Atau bisa juga Milo hanya mempermaikan, Marina? Kalau kalian tidak sibuk dan mengingatnya, maka hitung saja setiap pertemuan mereka berdua; yang ke berapa, di mana saja, dan saat itu sedang terjadi apa. Mana yang lebih menguntungkan? Ditinggalkan? Atau meninggalkan? Semua pilihan tergantung pada kebutuhan dan sudut pandang setiap orang yang menjalani dan mengalaminya. Jika kisah ini berakhir bahagia, maka itu adalah tanda terima kasih, Tuhan, pada mereka berdua kala perbuatan baik yang dilakukan di dunia. Tapi, jika kisah ini berakhir sebaliknya, mungkin, Tuhan, sedang menguji atau sekedar memberi pelajaran pada keduanya. Karena memang sudah peraturannya, kalau, Tuhan, pasti ikut andil di dalamnya.
HTS (Hubungan Tentang Status) by Dilandita
28 parts Complete
"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.
Kasat Rasa [Ongoing] by Sandrialova
11 parts Ongoing
Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?
You may also like
Slide 1 of 9
I Give You Flower cover
Don't Trust Me cover
HTS (Hubungan Tentang Status) cover
Kasat Rasa [Ongoing] cover
Please don't get tired of Me cover
ALSYA cover
Menyimpan Rasa cover
[Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT] cover
[COMPLETED] My Jenius Boyfriend  cover

I Give You Flower

78 parts Complete

# Proses Revisi Marina Zayaid, dia gadis yang sangat tidak sempurnya jika dilihat dari segi sifatnya. Gadis galak, pemarah, egois, gengsinya gede, keras kepala, tapi juga berprinsip, dan teguh pada pendiriannya. Saking nggak sempurnanya dia, kalian nyebut sifat buruk apa saja pasti ada di dia. Kalau dilihat dari segi fisik dan otak, udah pasti dia termasuk dalam kategori. Tapi dia bukan tipe gadis yang jadi incaran para kaum adam, tercantik, primadona, atau yang dipuja-puja, karena masih banyak gadis di sekolahnya yang jauh lebih cantik dan jauh lebih pintar darinya. Justru, karena kegalakannya yang di atas rata-rata itulah yang membuat Marina berbeda dari gadis lainnya, yaitu dijauhi kaum adam tanpa mau berurusan kalau nggak mau disembur pakai ludahnya pas dia lagi ngamuk. Hanya saja, yang membuat Marina bisa terlihat istimewa itu saat pertemuannya yang tiba-tiba sampai pada akhirnya bisa berpacaran dengan cowok bernama, Milo Ardiansyah. Saat semua kaum adam menjauhi Marina, justru Milo malah sangat tertarik untuk mendekatkan diri dengan Marina setelah mendekatkan diri pada, Tuhannya. Padahal, karakter Milo itu sangat jomplang sekali ketika dibandingkan dengan, Marina. Mungkin dia kena pelet yang dipasang, Marina? Atau bisa juga Milo hanya mempermaikan, Marina? Kalau kalian tidak sibuk dan mengingatnya, maka hitung saja setiap pertemuan mereka berdua; yang ke berapa, di mana saja, dan saat itu sedang terjadi apa. Mana yang lebih menguntungkan? Ditinggalkan? Atau meninggalkan? Semua pilihan tergantung pada kebutuhan dan sudut pandang setiap orang yang menjalani dan mengalaminya. Jika kisah ini berakhir bahagia, maka itu adalah tanda terima kasih, Tuhan, pada mereka berdua kala perbuatan baik yang dilakukan di dunia. Tapi, jika kisah ini berakhir sebaliknya, mungkin, Tuhan, sedang menguji atau sekedar memberi pelajaran pada keduanya. Karena memang sudah peraturannya, kalau, Tuhan, pasti ikut andil di dalamnya.