KHALISA
"Buat lo, gue harap dateng" ucap wanita itu dengan senyum manis. Khalisa terdiam beberapa saat sebelum lintas ingatan muncul dibenaknya. Wanita didepannya itu adalah Gladys.
"Gue boleh duduk disini?" tanya Gladys dengan gaya anggunnya. Khalisa mengangguk.
"Selamat buat lo" ucap Khalisa lalu menjulurkan tangannya. Gladys membalas uluran tangan Khalisa.
Khalisa memandang undangan itu tertera nama Rafi Devan P. hatinya terasa perih, jadi ini yang Raffi maksud dengan kejutannya. Jujur ia terlalu berharap lebih pada pria itu. Ia kira, Raffi akan melamarnya saat pulang kuliah dari London.
Tapi ternyata harapan, selamanya akan menjadi harapan dan pada akhirnya ia dan Raffi akan berjalan dijalan masing-masing yang sudah tertulis dibuku takdir mereka masing-masing.
"Penantian dan harapan gue selama ini sia-sia" batin Khalisa. Ia hanya bisa pasrah pada keadaan. Ia akan mengikuti alur hidupnya kini. Tanpa menaruh harapan pada siapapun. Karena pada akhirnya sama, semua akan mengecewakannya.
📍📍📍
Kepo langsung baca aja yuk!
Jangan lupa kasih Vote + komen. Sinopsisnya cuma diambil dari cerita ya guys🤗🤗
Harap bijak ketika membaca. Peringatan, ini cuma cerita dengan konflik ringan.