The Way I Found You

The Way I Found You

  • WpView
    Reads 423
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 5, 2018
Cover by @wattpadscaffe Ini adalah kisah tentang seorang Diva yang berkali-kali jatuh cinta dengan alasan tak pasti. Ini adalah kisah tentang seorang Arga yang berkali-kali dicampakkan oleh wanita. Mereka membuat tameng sekuat mungkin bagi sang hati saat cinta terasa mulai mendekat. Tapi saat cinta itu kembali menyapa, hati mereka tak kuasa menolak. "Sepotong hati memiliki jalan dan cerita sendiri-sendiri untuk menemukan sepotong hati yang lain. Dan ini caraku untuk menemukanmu"
All Rights Reserved
#599
2017
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Lira
  • Our Secret || End
  • MY MOODBOOSTER FROM AFRICA
  • Kamulah Orangnya
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • Xless Marriage
  • The End
  • Cinta ini untukmu ( Completed )
  • Komunikator (Completed) ✓

Lira adalah jiwa yang luka-pernah dikecewakan, dikhianati, dan tersesat dalam trauma yang menjadikannya takut untuk percaya. Ia belajar mencintai dengan waspada, memberi dengan ragu, dan bertahan dalam mode bertahan hidup. Hidupnya bagai rumah kosong yang pintunya selalu setengah tertutup, siap menolak siapa pun yang mencoba masuk terlalu dalam. Lalu Arga datang. Ia bukan pahlawan. Ia juga punya masa lalu, punya salah, dan tidak selalu sempurna. Tapi Arga datang dengan cara yang tidak menggebrak pintu. Ia mengetuk perlahan, menunggu, dan tetap berdiri meski Lira berulang kali berkata "jangan masuk." Cinta mereka bukan kisah indah yang lurus dan ringan. Tapi justru penuh liku, perdebatan, tangis tengah malam, dan relaps dari luka lama. Namun di sela itu semua, ada ketulusan. Ada pelukan hangat, ada kopi pagi, dan ada pelan-pelan belajar saling memahami. Sayangnya, luka Lira lebih keras kepala dari cinta itu sendiri. Maka pada satu titik, ia kembali membangun tembok. Ia menyuruh Arga pergi bukan karena tidak cinta, tapi karena ia takut rumah yang mulai dibangun bersama akan hancur seperti sebelumnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines