fools
  • WpView
    Reads 477
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 19, 2017
Cover by Anisa Salma Aku membenci tawa seseorang. Yang melecehkanku atas apa yang aku puja dalam hidupku. Menertawakan novelku, hal yang akan menemaniku seperti orang yang pernah membacakan cerita pertamaku diatas pohon oak. Yang dulu memperkenalkanku dengan dunia imajinasi ditengah kesesakkan hidup antara orang-orang yang berusaha membunuhku secara perlahan. "Setidaknya kau pernah bermimpi, memimpikan angan orang lain atau bahkan berbagi mimpimu. Itu akan menjadikanmu lebih hidup dalam dunia ini" Tawa itu seakan merubah hidupku, juga duniaku. Hidupku penuh kepalsuan, aku melibatkan dirinya. membawanya masuk dalam hidupku dengan kebohongan yang melebur dalam perasaan cinta. Mengabaikan hati yang akan terkoyak dalam karna belati dalam kebohongan dan kelamnya masa lalu. Akankah kebohongan dapat bertahan dalam hubungan kami? Menghancurkannya? Atau mungkin sebaliknya? . . . MNH
All Rights Reserved
#59
kendall
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mr. Styles (Harry Styles x Kendall Jenner)
  • I'm Not HER!
  • HENDALL ~dna [On hold]
  • The Guy Next Door [Justin Bieber] By Ghina Vasilissa
  • Cold Girl (✔)
  • Paper Airplane
  • Iridescent
  • My Nightingale
  • Little Night - Justin Bieber [COMPLETE - RePub]
  • DENTING  [Revisi]

Kendall tidak menginginkan pertemuan ini. Ia telah menghindari banyak hal demi menjaga dirinya tetap waras, demi tidak kembali ke dalam pusaran yang pernah hampir menghancurkannya. Tapi kini, dengan Harry berdiri hanya beberapa langkah darinya-dengan tatapan yang penuh dengan sesuatu yang sulit ia artikan-Kendall tahu, masa lalu yang berusaha ia hindari telah menemukannya lebih dulu. Di antara kesalahpahaman, rahasia yang belum terungkap dan emosi yang belum sepenuhnya padam, keduanya dipaksa menghadapi pertanyaan yang selama ini mereka hindari: Apakah mereka benar-benar telah selesai satu sama lain? Ataukah ini hanya awal dari sesuatu yang tak pernah benar-benar berakhir? Sebuah kisah tentang kehilangan, kesempatan kedua, dan perasaan yang tak pernah benar-benar bisa dilupakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines