Penguasa Glitton (Slow Update)

Penguasa Glitton (Slow Update)

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 6, 2017
Pagi ini, seorang putri yang sekarang menyandang status menjadi seorang permaisuri akan mengunjungi kamar utama yang biasanya ditempati oleh seorang raja yang terkenal akan sifat kekejaman dan pemarahnya, akan tetapi adakalanya saat emosinya tak terkendali ia tak akan segan-segan untuk membunuh setiap orang yang ada dihadapannya, ialah raja bronitte veghara, nama yang terkenal didunia akan sifatnya tersebut. Raja bronitte merupakan raja yang paling unggul dari semua kerajaan negeri glitton, disaat usianya yang menginjak usia 17 tahun ia sudah diangkat menjadi raja, sudah banyak kerajaan yang ia tundukkan selama 4 tahun ia menjabat. Setelah raja bronitte menginjak usia 20 tahun ia menikah dengan seorang putri dari kerajaan coppra, usia putri tersebut 2 tahun lebih muda dari sang raja. "Prajurit, apakah raja sedang ada didalam kamar?" tanya permaisuri kepada salah seorang prajurit yang baru keluar dari kamar sang raja Prajurit yang ada dihadapan permaisuri pun membungkuk hormat "Yaa.. Yang mulia ratu" Sang ratu pun masuk ke dalam kamar sang raja "Apakah kau sedang sibuk yang mulia?" "Tidak" "Apakah kau mau menemaniku minum teh yang mulia?" Sang raja memikirkan sejenak penawaran yang diberikan sang ratu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Impossibility
  • Roos
  • Benevolence of fate (Tamat)
  • [END] The Emperor Has An Illness
  • Tahta Emas Dan Darah
  • My Royal Guardian 1
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Dear ASSASSIN✓

Terjebak dalam permainan takdir dan tipu daya, seorang putri dari Kerajaan Querëncia mendapati dirinya terbelah antara cinta yang terlarang dan tuntutan untuk menerima lamaran putra mahkota. Di balik paras sempurna sang pangeran, bersembunyi sesuatu yang bisa menghancurkan segalanya. "Kau mencintainya, tetapi dia milikku sekarang." Di tengah intrik istana dan hasrat yang tak bisa ia padamkan, sang putri harus menentukan, akankah ia mengorbankan perasaannya atau sebuah takhta? Sebuah pilihan yang mustahil, di mana setiap langkah bisa membawanya menuju kehancuran. Serta penghakiman yang tak kunjung usai di arahkan kepadanya, akan kah ia bertahan dan memilih untuk membiarkan hal tersebut atau melakukan sebuah balas dendam? "Kau telah berkhianat, Camella.." "Saya mencintainya, Yang Mulia." 𝗔𝗸𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗺𝘂 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗲𝗱𝘂𝗮 𝗶𝗻𝘀𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗹𝗲𝗸𝗮𝘁 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗲𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸𝗺𝘂𝗻𝗴𝗸𝗶𝗻𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗮𝗱𝗮 𝘂𝘀𝗮𝗶𝗻𝘆𝗮.

More details
WpActionLinkContent Guidelines