Story cover for The First Encounter by coolture
The First Encounter
  • WpView
    Reads 276
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 276
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Jan 12, 2014
Bumping into a stranger will not take your attention. You'll just mumble some apologize and continue to walk.

Tapi itu tidak terjadi pada Kalea yang tanpa sengaja bertabrakan dengan seorang lelaki saat ia sedang berbelanja. Dan lelaki yang tanpa sengaja ditabraknya itu adalah seorang lelaki tampan yang berhasil menarik perhatian Kalea dengan lesung pipinya. Sungguh sebuah kejadian yang tidak begitu berarti bagi Kalea. Tapi itu sebelum takdir mempertemukannya lagi dengan lelaki tampan itu untuk kedua kalinya.
All Rights Reserved
Sign up to add The First Encounter to your library and receive updates
or
#35sight
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Saat Cinta Tak Terucap cover
Love My Twins | END  cover
Love Language cover
Uberuns || Gefahrlich 2 [Selesai] cover
BUCIN SMA cover
Antara dosa dan Cinta Pertama cover
Tak Terpisahkan (Bbangsaz) cover
langit biru  cover
Posesif (Another Me) cover
Golden Twenty cover

Saat Cinta Tak Terucap

29 parts Complete

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?