Palsu semua palsu. Bahkan perasaan pun palsu. Kalo lo nggak tau rasa sakit jangan coba-coba berpikir untuk bisa tau rasanya bahagia~ Albian Rafa Aditama
Gue hidup buat seneng-seneng. Nggak peduli sesakit apa yang gue alami gue cuma butuh seneng. Kalaupun lo nganggep gue sampah, terserah. Lo nggak ngaca, lo dibawahnya sampah! ~ Calisa Alexandria
Rafa remaja sma yang tidak biasa. Nakal, bebal, tak pernah taat aturan, semua yang jelek ada di Rafa. Kaya raya, tampan, mapan, famous? semua juga ada di Rafa. Bad boys sempurna bukan?? Jangan pikir hidupnya sempurna, karna apa yang kalian lihat bukan berarti apa yang dirasakannya. Hidup ini tak sempurna, just it, simply.
Calisa Alexandria. Panggil saja Lisa. Drop out sudah tak asing lagi bagi gadis ini. Club malam sudah seperti rumahnya. Wajah cantiknya pun tidak bisa menutupi kelakuannya. Hidup dengan bayang bayang rasa sakit membuatnya memutuskan untuk menjadi gadis yang tak biasa. Dia merasa senang tapi tidak bahagia, walaupun ia tau jika bahagia dan senang itu berbeda.
Ketika pertemuan kedua remaja dengan kisah hidup yang berbeda ini terjadi, dan akhirnya memahami apa arti rasa sakit, kebahagiaan, dan perjuangan. Dengan peristiwa peristiwa rumit yang menjadikannya sebagai pelajaran hidup bagi mereka. Disinilah kisahnya dimulai.
hellooo guyss 🙋
first story nih wqwq, moga interested yaa:""
Thank youuu ❤❤
-Elvina Allya
Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar.
- • -
"Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra.
Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam.
Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El.
"Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu.
"Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra.
Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu.
"Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra.
Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya.
"Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah.
Plakk!!
El menampar pipi Ezra dengan keras.
-Rank-
#13 friendzone [02/6/24]
#937 sekolah [02/6/24]
#296 teenlit [02/6/24]
#130 wattys [02/6/24]
#509 sahabat [02/6/24]
#560 lucu [02/6/24]