Story cover for Dusk by anastasya__17
Dusk
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jul 08, 2017
Palsu semua palsu. Bahkan perasaan pun palsu.  Kalo lo nggak tau rasa sakit jangan coba-coba berpikir untuk bisa tau rasanya bahagia~ Albian Rafa Aditama

Gue hidup buat seneng-seneng. Nggak peduli sesakit apa yang gue alami gue cuma butuh seneng. Kalaupun lo nganggep gue sampah, terserah. Lo nggak ngaca, lo dibawahnya sampah! ~ Calisa Alexandria 

Rafa remaja sma yang tidak biasa. Nakal, bebal, tak pernah taat aturan, semua yang jelek ada di Rafa. Kaya raya, tampan, mapan, famous? semua juga ada di Rafa. Bad boys sempurna bukan?? Jangan pikir hidupnya sempurna, karna apa yang kalian lihat bukan berarti apa yang dirasakannya. Hidup ini tak sempurna, just it, simply. 

Calisa Alexandria. Panggil saja Lisa. Drop out sudah tak asing lagi bagi gadis ini. Club malam sudah seperti rumahnya. Wajah cantiknya pun tidak bisa menutupi kelakuannya. Hidup dengan bayang bayang rasa sakit membuatnya memutuskan untuk menjadi gadis yang tak biasa. Dia merasa senang tapi tidak bahagia, walaupun ia tau jika bahagia dan senang itu berbeda. 

Ketika pertemuan kedua remaja dengan kisah hidup yang berbeda ini terjadi, dan akhirnya memahami apa arti rasa sakit, kebahagiaan, dan perjuangan. Dengan peristiwa peristiwa rumit yang menjadikannya sebagai pelajaran hidup bagi mereka. Disinilah kisahnya dimulai. 

hellooo guyss 🙋
first story nih wqwq, moga interested yaa:""
Thank youuu ❤❤
All Rights Reserved
Sign up to add Dusk to your library and receive updates
or
#637rafa
Content Guidelines
You may also like
Diantara Kalian  by meisya_azzahra
31 parts Complete
"Bukannya ini yang Lo mau!! Lo gak suka kan gua ikut campur dalam kehidupan Lo?! Lo risih kan kalo gua terus ngontek Lo. Trus apa salah gua sekarang?! Bukannya Lo sendiri yang ngomong kalo gua itu BUKAN SIAPA-SIAPA LO" Ketus Adit "Apa?? Lo marah sama gua karna perihal itu?? Okke gua minta maaf, kalo emang waktu itu omongan gua nyakitin hati Lo" lirih Rara merasa bersalah, sedangkan Adit hanya mengacak wajah kasar. "Pasti karna ini juga kan Lo kemaren matiin telfon gua gitu aja!! Dan ngebatalin rencana yang udah Lo rencanain ke gua!! Iyya kan?? Bener dugaan gua pasti Lo baper atas omongan gua." Tambah Rara menatap sendu Adit. "Bukannya gua baper.. gua cuma mikir gitu 'oh Iyya, bener kata Lo, gua emang bukan siapa-siapa lo' gua hanya sekedar benalu dalam kehidupan Lo. Kedatangan gua kembali malah ngebuat hubungan Lo sama Raffa terusik. Setidaknya dengan cara gua kembali ngejauhin lo, Lo akan lebih tenang tanpa ada pengganggu kaya gua" balas Adit menatap ke arah lain "Tapi dit, gua gak bermaksud kaya gitu" ucap Rara memegang tangan kiri Adit dengan mata berkaca-kaca, entah mengapa ia sangat ingin menangis dengan ucapan Adit tadi. "Niat Lo udah bener, dan gua bakalan bantu wujudin niat Lo itu. Sumpah demi apapun gua sama sekali gak berpikir kaya gitu" ucapnya gemetar, Tetapi Adit malah melepas tangan rara, ia menghela napas dan langsung membalikan tubuhnya. "Maaf gua harus pergi. Gak usah khawatirin gua Ra, gua cuma lagi pengen sendiri." Lalu berjalan meninggalkan rara, Rara tak sadar ia telah meneteskan air matanya setelah seperginya Adit dari hadapannya. Tak lama Rachel menepuk pundak Rara dari belakang, buru-buru rara langsung menghapus air matanya dan tersenyum palsu ke Rachel. . . . . . . . penasaran mending baca dulu, clam guys ini bukan nyeritain tentang PHO, kalian belom tau alur sebenarnya kaya apa, so mau tau lebih jelas baca yukkk😚😅😆 Peringkat : #60 nyata (29 Januari 2019) #88 lucu (11 Januari 2019)
[✔] AKSARASSA by lafasyaokta
78 parts Complete
[ TELAH TERBIT | PART MASIH LENGKAP ] "Tuhan memang satu, kita yang tak sama." - A. Darian Aksata "Tolong tanyakan pada Tuhanmu, bolehkah aku yang bukan umat-Nya mencintai hamba-Nya?" - Jasmine Saras Alkaren "Aksa dan Saras hanya ditakdirkan untuk bertemu, bukan untuk bersatu, layaknya Istiqlal dan Katedral yang berdiri berhadapan, namun tak beriringan." - AKSARASSA ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ Saras tak menduga bahwa ia akan terlibat dalam kasus rumit hanya karena menolong seorang lelaki culun tunawicara saat jam pulang sekolah. Saras pikir itu adalah kali terakhir ia melihat lelaki itu, tetapi ternyata tidak. Justru pertemuan pertama itulah yang mengantarkan keduanya pada pertemuan kesekian. Saras benci ketika dirinya tertarik untuk masuk ke dalam dunia penuh misteri milik sang lelaki. Namun, ia tak memungkiri bahwa ada di dalam sana justru lebih menyenangkan daripada di dunianya yang monoton dan penuh kepalsuan. Aksa, lelaki itu berhasil membawa Saras hingga ke puncak kebahagiaan. Derai tawa tak henti dielukan oleh gadis yang selalu memakai bandana merah di lengan kiri seragamnya. Hingga suatu ketika, Aksa tak lagi mampu menciptakan senyum di wajah Saras. Gadis itu dibuat gila akan kepergian Aksa yang tiba-tiba. Akankah mereka bertemu lagi di lain waktu? Atau mungkin pertemuan keduanya hanya sebatas semu? Start: 23/01/21 Finish: 04/07/21 Terbit: 27/11/21 A K S A R A S S A "Ketika Istiqlal mengharapkan Katedral." Copyright © 2021 by Lafasyaokta.
You may also like
Slide 1 of 10
Elvina [COMPLETED] cover
TANTAN ; with you [ ON GOING ]  cover
DERA❤ cover
Diantara Kalian  cover
Troublemaker (Tamat) cover
Lelah Dilatih Rasa [END] cover
You Are My Destiny cover
[✔] AKSARASSA cover
DAVARA cover
Alfaran cover

Elvina [COMPLETED]

45 parts Complete

-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]