Departures

Departures

  • WpView
    Reads 2,010
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 23, 2018
"Jika kebahagiaan adalah sebuah pilihan, mengapa aku masih merasakan kesedihan." Ucap Winwin murung. Setelah sekian lama memendung semua bagian dari perasaannya, Winwin tetap tak ingin membuka hatinya kepada pria yang menatap manik Winwin yang sayu. "Kau tidak harus memilih. Aku yang akan membawa kebahagiaan itu sendiri kehadapanmu." Kisah seorang anak lelaki yang tersesat menentukan arah takdir yang tepat berada di depannya. Cerita dimana ketakutan dilawan bersama dengan bercanda ria. -BXB! -semi-baku -rated T (15+) -typo merajalela(?)
All Rights Reserved
#58
jaewin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • what if? (END)
  • FIGHT×NOHYUCK
  • Three Little Words [Minsung]
  •  She is Back [Completed]
  • My Prince ????(BrightWin)  END +spesial Chapter
  • BETWEEN US (JOHNIL)
  • Dearest Presences (Vkook / Brothership)
  • My Love   (Complited)
  • DIFFRENT { NOMIN }✅

Ini hanya potongan-potongan kisah mengenai perjalanan mereka yang tengah berjuang untuk ikhlas merelakan dan berdamai dengan diri. Tentang mereka yang tidak punya pilihan selain mengalah kepada semesta yang semena-mena memaksa untuk menelan pahitnya takdir. Satu dari mereka harus merelakan cintanya tak sampai Satu dari mereka harus memiliki bahu sekuat baja untuk menopang rapuhnya keluarga Satu dari mereka harus sanggup melepaskan warna-warni yang disajikan dunia Satu dari mereka harus kuat ketika Tuhan mengambil paksa sesuatu yang dititipkan kepadanya Dan satu dari mereka harus bisa memaafkan dirinya sendiri karena tak mampu berjuang sedikit lebih lama lagi Semua punya retak di hati namun satu sama lain saling mengobati. Menyambung yang patah, menambal yang berlubang dan menyokong yang hampir rubuh. Mereka tidak saudara sedarah, namun jahatnya permainan semesta membuat mereka tak pernah lelah untuk saling merangkul. "what if?" Mereka tak pernah menyerah sebab 'bagaimana jika' semua berakhir bahagia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines