Untaian kata

Untaian kata

  • WpView
    Reads 2,707
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 25, 2018
WpInfo
Poetry
-Mengapa kota hujan ini hanya bisa mempertemukan raga kita? Padahal rasaku juga butuh tempat. Tempat untuk bernaung, dan kuharap itu adalah kamu. Tepatnya hatimu, Tuan. Tuan, jika kamu membaca ini, kuharap kamu sudi untuk menjadikan hatimu sebagai dermaga atas kapal rasaku. Karena disini, bukan hanya kata yang kuuntai, namun juga rasa dan asa. Rasa sayang kepadamu, dan asa bahwa suatu waktu kita dapat menjadi kita yang sesungguhnya. Benar. Kita yang sesungguhnya, Tuan.
All Rights Reserved
#8
curahanhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Andai bisa
  • Everything
  • harapan yang pupus
  • CERPEN (END)
  • KONSEKUENSI HATI
  • Di Balik Layar [Completed]
  • Paradise
  • Anatasya

"Semua tak seperti yang diharapkan. Cinta hanya ada dalam mimpi, cinta hanya ada dalam hati, cinta hanya terungkap dari tulisan ini." "Kali ini pagi menceritakan tentang dingin malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa air mata." "Ternyata aku masih terlalu mentah untuk mekar bersamamu, aku masih terlalu kanak-kanak untuk mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah kisah barumu." "Hari kemarin atau esok sama saja dengan hari ini. Duka dan suka menjadi seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam hati menyatu dalam kepiluan sukmaku." "Ada yang meleleh di ujung kedua mataku, begitu goretan-goretan pena itu selesai kubaca. Ternyata bendungan air mataku tidak terlalu kuat sehingga jebol lagi, meski baru sedikit."

More details
WpActionLinkContent Guidelines