BUKAN NYA AKU TAKUT

BUKAN NYA AKU TAKUT

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 8, 2017
aku membiasakan diri dengan keadaan ku... mencoba belajar memahami apa yang aku rasakan.. apa yang aku ingin kan dan bagaimana aku menjalani hidup ku.. aku menghabiskan waktu ku dengan duniaku sendiri.. memanfaatkan hari ku untuk banyak hal yang kusukai.. buku ... novel ... laptop.. wattpad... adalah hal hal yang membuatku merasa nyaman.. meski kadang aku merasa kesepian.. aku menghabiskan waktu untuk membuat hal hal yang indah menurutku saja.. membiarkan waktu berjalan dengan cepat seolah aku hanya hidup di dunia milikku.. aku tidak punya impian dan cita cita.. namun aku punya harapan untuk mendapatkan seseorang yang mampu menjadi imam dan mampu membawa ku kepada keberkahan. aku selalu berharap menemukan orang itu suatu saat nanti dan hingga kini aku hanya mampu menanti.. ya .... aku hanya menunggu bertemu dengan orang itu.. entah suatu saat nanti.. aku ingin dia memahami ku. mengerti tentang kesukaan ku kebiasaan ku dan hal hal yang membuat ku nyaman aku sadar. aku memang masih kekanak kanakan.. aku sadar... aku memang belum dewasa aku sadar.. aku memang masih sering merepotkan orang lain...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun Pagi
  • Terjebak Nostalgia
  • Perjalanan Cintaku...
  • God's plan more beautiful
  • For You ♥♥
  • SasuHina - Kau Dimana
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Your My Brother
  • Tentang Kita
  • The Story Only I Didn't Know

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines