Story cover for Be On You by praial
Be On You
  • WpView
    Membaca 614
  • WpVote
    Vote 40
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 614
  • WpVote
    Vote 40
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Jul 09, 2017
Ia menghembuskan napas pelan sambil menatap keluar jendela supermarket. Ini sudah bulan Desember dan hujan sudah turun lagi. Ia masih berdiri di sana dan menatap air hujan yang menari-nari di atas jalan beraspal. 

"Semuanya 85 ribu, Mas."

Ia menoleh kembali saat mendengar suara pegawai kasir di depannya. Sesaat kemudian barang belanjannya ia ambil setelah membayar semuanya.

Tepat pada saat itulah ia melihat orang itu.

Orang itu baru memasuki supermarket dengan langkah terburu-buru. Jaket hitamnya sedikit basah karena rintik hujan yang jatuh. Ia terus memerhatikannya hingga orang itu sadar sendiri bahwa dia sedang diperhatikan.

Mata mereka bertemu dan waktu serasa berhenti.

Ia merindukan orang itu.

Sangat merindukannya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Be On You ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#109wawa2017
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Hujan Di Langit November oleh sheilabiila
48 bab Lengkap
"Ketika hujan turun di langit November" Tetesan air hujan mampu memberikan euforia yang luar biasa, namun bukan berarti tak meninggalkan sesak dan air mata. Ada kalanya langit sedang ingin menangis, melampiaskan kesedihannya pada bumi. Sama halnya dengan Deandra, seorang gadis jutek, yang cinta hujan namun tiba-tiba membencinya. Dan Ken, satu nama yang membuat Dean, gadis es itu mencair. laki-laki yang baru saja pulang dari Australia itu membuat perasaan Dean gundah. Entah harus menyalahkan perasaannya, atau Ken yang tiba-tiba datang ke kehidupan membosankan milik Dean. Dean dan Ken tinggal dibawah atap yang sama. Beruntung? atau justru sebaliknya? Bagaimana rasanya jika tinggal seatap dengan orang yang kamu sukai? Mungkin kebanyakan orang akan bersorak senang. Lain halnya denga Dean dan Ken, menurut mereka ini sebuah bencana. Kesalahan fatal yang seharusnya tidak terjadi. Karena sekuat apapun cinta mereka, takdir tidak akan pernah mengizinkannya, dan harus kandas dipisahkan oleh sebuah tetes air hujan. ------------------------ Hai readers! namaku Sila, aku seorang author yang biasanya menulis fanfiction maupun script lainnya. semakin berkembangnya zaman, semakin pula aku mengenal dunia wattpad, dunia yang bisa menjadi wadah bagi para penulis untuk mengekspresikan ide mereka. ini adalah karya pertamaku di wattpad, karena sepertinya aku mulai tertarik untuk membuat cerita disini. kalau begitu, selamat membaca! bagi readers yang mau berkenalan denganku, bisa hubungi alamat email Sheilasalsabiila13@gmail.com
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 7
Bawa Aku Pulang  cover
Breathe cover
Tears Of Sincerity [TERBIT �✓] cover
Hujan Di Langit November cover
BINA cover
Archetypal [Terbit] cover
Tanpa Kepastian cover

Bawa Aku Pulang

11 bab Lengkap

"Keluargamu adalah penyebab dari semua insiden ini, dirimu dan keluarga kesayanganmu hanya mementingkan kepentingan pribadi kalian tanpa memikirkan orang lain, mata kalian sudah dibutakan oleh ketamakan". Emosi Dean sudah tidak tertahankan, air mata keluar membasahi sebagian wajahnya yang lusuh, bersamaan dengan beban pikiran yang selama ini dia hadapi. "Apa yang kau katakan Dean? bukankah kita sudah saling mengenal, kau tau bahwa aku tak seperti itu" "Diam, kau tau? kau tak pantas untuk berbicara padaku, bahkan setelah semua hal yang sudah aku lakukan untukmu, ini yang kau lakukan untuk membalasku?". Dean memalingkan mukanya, dia tidak tahan melihat muka meminta belas kasihan perempuan di depannya. Dean langsung berbalik badan dan pergi meninggalkan perempuan itu sendirian tanpa menoleh ke belakang sedikit pun. Hujan yang awalnya hanya mengeluarkan rintik rintik airnya, tiba tiba seakan-akan mengeluarkan badai yang menggilas semua hal yang dilewatinya. Sesosok perempuan duduk termenung di tengah hutan, sedang menangisi apa yang baru saja menimpanya barusan. "Tidak tidak, aku tidak boleh seperti ini, aku harus memperbaiki semuanya, aku tidak sendirian, Dean pasti akan kembali padaku, semoga saja".