YOURLIGHT.  (Hiatus)

YOURLIGHT. (Hiatus)

  • WpView
    Reads 1,315
  • WpVote
    Votes 196
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Seorang gadis yang mengalami kecelakaan terburuk dalam hidupnya. Mengharuskan dirinya tertidur lumayan panjang. Setelah bangun pun ia berada pada waktu yang terbilang jauh dari hari pada saat ia terbangun. Ia hanya mampu mengingat kejadian 3 tahun sebelum kecelakaan saja. Sisanya ia lupa, Bahkan ia melupakan Cintanya. Tapi tidak dengan perasaanya. Perasaannya tetap sama, Ia mencintai seseorang, rasa nya tetap ada pada dirinya. Tapi ia lupa siapa orang yang teramat ia cinta. Akankah takdir mempersatukannya lagi? -segitu dulu- Sebelum baca kasi bintang dulu biar Author semangat? followInstagram:@Erssrjlny THANK YOU?
All Rights Reserved
#150
tenfict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Because Of You [END]
  • Mencintai Dalam Diam
  • DIA PERGI?!
  • Cinta Bertepuk Sebelah Tangan (COMPLETED {MASA REVISI})
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • HaluNatasha
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • Ragashka [END]
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines