Hikmah untuk Cinta

Hikmah untuk Cinta

  • WpView
    Membaca 66
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Des 25, 2020
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
"Maafkan aku, aku bukanlah hikmah-mu. Aku yakin akan ada hikmah yang lain untukmu" -Hikmah Andara Syahputra- "Meskipun akan ada hikmah-hikmah yang lain, tapi kamu tetaplah hikmah-ku" -Cinta Ainura Savitri- **** Cinta Ainura Savitri, gadis berusia 18 tahun yang baru memasuki dunia perkuliahan disalah satu universitas swasta di Bandung. Tak sengaja menabrak cowok famous yang ternyata kakak tingkat sekaligus ketua BEM kampusnya yang bernama Hikmah Andara Syahputra. Pertemuan yang selalu tak terduga nyatanya mengundang benih cinta diantara mereka. Disaat cinta telah digapai, kebimbangan datang menghadang yang mengharuskan sang pria memilih antara wanita pilihannya atau wanita pilihan kedua orangtuanya yang ternyata seseorang yang sangat dekat dengan wanita yang dicintainya. Manakah yang harus ia pilih? ***
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#787
hikmah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • F A K E ? [End]
  • Aoi'Nara'n [2020]
  • FORTE [COMPLETED]
  • Relationshit
  • Love Will Find A Way
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Anugrah Azizah
  • Sayang
  • About Aidan ✔️

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan