Dunia Abu-Abu ✔

Dunia Abu-Abu ✔

  • WpView
    LECTURAS 157
  • WpVote
    Votos 24
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadConcluida mar, nov 16, 2021
[SELESAI] Ini cerita terlantar berisikan kenangan. Cerita yang tidak tau akan kukemanakan. Cerita yang menjadi saksi bisu atas sebuah perjuangan. Aku pernah tersenyum, tertawa lalu menangis. Aku pernah merasa senang lalu merasa sedih. Aku pernah bahagia lalu tersakiti. Aku pernah merasakan pengalaman yang saat ini kujadikan pelajaran. Dan, aku mencoba untuk mengabadikan pengalaman itu melalui sebuah tulisan. Tulisan yang akhirnya menjadi cerita. Cerita terlantar yang saat ini sedang kau baca. Dunia Abu-Abu. Yang kau lihat terang, belum tentu bersinar. Yang kau lihat gelap, belum tentu kelam. Silahkan menikmati warna-warni dunia abu-abuku. -Gisella Febiyolah Author: Isnin Maliya
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DESTINY OF MY LIFE (END)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • PAINFUL✔[SUDAH TERBIT]
  • Semu [Completed]
  • Terpaan Ranting Cinta
  • SERENDIPITY [COMPLETED]
  • When You Come
  • Perjuangan Yang Tak Dihargai(TAMAT)
  • Aku, Kamu Dan Dia
  • Cinta atau Drama? [COMPLETED]

🐣DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🐣 🐣DOML (DESTINY OF MY LIFE)🐣 🐣39 BAB + 2 EXTRA CHAPTER🐣 🐣WAJIB VOTE + KOMEN🐣 🐣AKAN REVISI SESUAI MOOD🐣 Mencintainya memang di luar kendaliku. Tapi bukan berarti aku rela di hamili oleh pria yang statusnya adalah kekasih sepupuku sendiri yang sangat dekat dan bahkan orang-orang lebih mengenal kami kembar. Tentu saja, aku tidak ingin menyakitinya. Namun siapa yang harus di salahkan? terlebih lagi ini semuanya sudah terjadi. "Gue bakal tanggung jawab," ucap Cakra sambil memegang tangan wanita di depannya yang masih memandanginya dengan wajah datar. Namun air mata yang keluar dari kedua matanya cukup menjelaskan bagaimana kondisi hatinya sekarang. "Gak perlu. Gue gak minta," jawab Viena yang melepaskan tangannya dari genggaman Cakra. "Gue yang mau," jawab Cakra dengan wajah seriusnya dan mencoba meyakinkan Wanita keras kepala di depannya itu. "Gue yang enggak!" balas Viena dengan sedikit mengeraskan nada suaranya. "Navia pasti bakal ngerti kondisi ini," ucap Cakra. "Gue bilang gak, ya enggak!" kekeuh Viena yang kemudian memasuki kamarnya dan menutup keras pintu kamarnya tersebut, sehingga meninggalkan Cakra sendirian. Laki-laki itu kini berada di keadaan yang membingungkan. Ia kini harus memutuskan bertanggung jawab dan itu tentu akan menyakiti kekasihnya, namun melepas tanggung jawab juga akan membuatnya terlihat seperti penjahat kelamin yang menelantarkan sepupu kekasihnya beserta juga anaknya. Jadi apa yang harus Cakra pilih? melepaskan atau mempertahankan. *** . . . INSTAGRAM @afama.fafa99 WATTPAD @putriHumairamaharani

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido