Hopeless Crush

Hopeless Crush

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 19, 2017
December, 2015. Di salah satu gunung di NTT. Gunung Rinjani. 3726m. Sudah hari ke 5 tapi tidak ada satupun yang mengetahui keberadaannya, mungkin tidak ada seorang pun yang khawatir dengannya. Terutama sosok itu, sosok yang dua tahun lalu berada disini bersamanya. Sosok yang membuatnya merindu, sampai sampai gunung ini pun merindu kepada sosok itu. Sosok yang semakin lama semakin jauh dari jangkauannya, lebih jauh dari gunung rinjani ini. Sosok yang membuatnya lebih mencintai gunung, tetapi tidak sebanyak ia mencintai sosok ini. Sosok yang mengajarkanya apa arti dari kata Hopeless Crush. Sosok yang mencintai iblis, dan mengubah prespektif orang-orang mengenai iblis itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Permen Kapas
  • crazy, you guys are crazy
  • SOUL.MATE = Don't Wanna Be Just Friend
  • Ruang Kosong
  • 5 Best Friends
  • Let's Get Married Inggit Kaluna!
  • Antara Cinta Dan Takdir Semesta
  • [COMPLETE] Best Friend Things
  • In Case
  • IN HER SILENCE (End)

Randy, belum bisa menerima kenyataan kelam dirinya di masa lalu. Bermodalkan nekat, ia memberanikan diri berpindah tempat mencari jati diri, demi menghindari orang-orang merepotkan. Harapannya bisa memperbaiki segalanya perlahan. Diaz, teman baru-sekaligus penyelamatnya, memberikannya sebuah mimpi baru untuk membuat novel namun dengan hasil kerja keras berdua. Widuri, perempuan yang membuatnya tersihir tiap kali melihatnya, ternyata memiliki rahasia yang ia tutupi rapat-rapat. Dengan permasalahan kehidupan masing-masing, membuat mereka berselisih paham. Diaz ingin memberikan yang terbaik, menyenangkan semua orang. Randy selalu kambuh dari pemicu tak bisa ia kontrol. Widuri mencoba meninggikan tembok atas keadaan keluarganya. Bisakah salah satu dari mereka saling memaafkan...?

More details
WpActionLinkContent Guidelines