We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Late
  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 18, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Apasih gw tuh cuma temenan doang sama Nesya" DEG "Rasanya ingin menangis saat ini juga, apa semua perhatian yang gw kasih kurang jelas menampakkan bahwa gw suka sma lu" Empat hati Satu cinta Semua terluka Kini yang tersisa hanyalah sebuah penyesalan.............Takdir ya ini adalah takdir dari Tuhan. Namun apakah aku bisa memperbaikinya?TIDAK, tidak ada yang bisa diperbaiki karena semua telah terlambat......terlambat tuk mengakui.... Yuhu akhirnya aku bisa buat cerita juga yeay. Ini cuma gabut" aja buat ceritanya makanya kalo banyak typo maapin ya😂. Sebelumnya aku gk bermaksud buat plagiat cerita orang ini bener" murni imaginasi aku sendiri. Budayakan vote sebelum membaca yaaa. Ini cerita pertama aku di wp jadi maafkan atas segala typo dan apapun itu. Please bgt jangan ngejudge aku karena ini bener" asli imaginasi aku😊😊😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart to you.(END)
  • Friendzone Stuck
  • Honestly Hurt [COMPLETED]
  • You Are Mine [Terbit]
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Antara Cinta, Waktu, dan Takdir
  • Regrets of Love
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Rendezvous

{WARNING!! FOLLOW DULU YA SEBELUM BACA!!!} Takdir memang nyata dan semuanya berjalan dengan perlahan membuat luka sedikit demi sedikit,Awalnya tak ada yang sadar tetapi lamanya waktu berjalan semua nya terungkap dan menyisakan pilu dimasing-masing hati, yang salah satu dari mereka memutus kan untuk pergi dan berdamai dengan hati. "Persahabatan ini kami bangun sedari kecil sekian waktu sudah kami lewati bersama,semua tentang nya aku tau,cuman satu yang tak ku tau tentangnya dulu,hatinya." _____ "Salah kah aku mengingat mu untuk yang kesekian kalinya,apakah aku membuat mu tak tenang jika aku menangissimu.maafkan aku jika jawabannya iya pada semua pertannyaku tadi.aku tak bisa mencegah kesedihan ini yang datang tiba-tiba dan membuat ku hannya bisa mengenang mu dalam tangisku"batin bunga sembari meniti kan air matanya untuk yg kesekian kalinya.tatapan nya jatuh pada manik mata Arya yg sedang menatap nyasendu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines