PERHAPS LOVE

PERHAPS LOVE

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 13, 2017
Udara dingin menusuk sampai ke tulang-tulangku. Menjadi pegawai kantor tidaklah mudah, tinggal sendiri di kota yg besar membuat hariku sedikit kosong. Apa yg aku harapkan ketika pulang kerumah? Seseorang yg menyambutku dengan senyuman hangat. 'Lagi-lagi aku berkhayal' batinnya. Ketika aku bertemu dengan pria bus itu hariku menjadi lebih terisi, walaupun kami mengobrol ketika di bus saja. Setelah sebuah insiden rasanya aku nyaman berada di sekitarnya, walaupun aku sempat menepis fikiran itu. Jujur saja aku hatiku mulai berdegup, apalagi saat dia menatapku. Hari ini, ketika salju turun dia menyatakan perasaanya padaku. Ya Tuhan apakah aku bermimpi? Kami menjadi sepasang kekasih. Sebulan yg lalu kami hanya orang asing. Aku melihat ketulusannya. Aku harap bisa merasakan perasaan ini lebih lama.
All Rights Reserved
#870
new
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My (boy) Friend | Bbyu Vol.1
  • Rannia√
  • She's So (Un)Lucky! (Season 1 - Completed)
  • Someday (Before We Meet)
  • Maginot Line (Complete)
  • Lonely Love || Hunlice ✓
  • philopobhia
  • Someday For You (Oh Couple_Sehun_Hayoung)
  • An Ordinary Love Story [UNDER REVISION]
  • «« SUAMI 💖 OSH »»

[ C O M P L E T E D ] Butuh waktu sepuluh tahun untuk gue bisa mengungkapkan apa yang selama ini gue pendam. Rasa sayang gue terhadap kara -Nata "cewek bar-bar yang selalu gue kagumi walau saat dia bangun lengkap dengan ilernya, entah sejak kapan tapi rasanya sudah lama sekali, sesuatu berubah dalam hati gue, gue akan marah saat ada hal yang mengganggu kara, hati gue ikut nyeri saat liat kara meneteskan air mata. Gue gak yakin kemana arah hati gue, yang jelas, gue ingin kara selalu disamping gue dan memastikan dia baik-baik aja" "Nata, sosok pengganti ayah yang dengan mudahnya melekat dihati gue. Gue gak yakin bisa melalui hidup gue kalo nata gak ikut andil di dalamnya, seorang yang tau gue setelah ibu dan diam-diam hidup gue bergantung sama dia. Gak pernah kelintas sedikitpun dibenak gue tentang bagaimana jadinya hari yang bakal gue lewatin tanpa nata"

More details
WpActionLinkContent Guidelines