PERHAPS LOVE

PERHAPS LOVE

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 13, 2017
WpInfo
Fanfic
Udara dingin menusuk sampai ke tulang-tulangku. Menjadi pegawai kantor tidaklah mudah, tinggal sendiri di kota yg besar membuat hariku sedikit kosong. Apa yg aku harapkan ketika pulang kerumah? Seseorang yg menyambutku dengan senyuman hangat. 'Lagi-lagi aku berkhayal' batinnya. Ketika aku bertemu dengan pria bus itu hariku menjadi lebih terisi, walaupun kami mengobrol ketika di bus saja. Setelah sebuah insiden rasanya aku nyaman berada di sekitarnya, walaupun aku sempat menepis fikiran itu. Jujur saja aku hatiku mulai berdegup, apalagi saat dia menatapku. Hari ini, ketika salju turun dia menyatakan perasaanya padaku. Ya Tuhan apakah aku bermimpi? Kami menjadi sepasang kekasih. Sebulan yg lalu kami hanya orang asing. Aku melihat ketulusannya. Aku harap bisa merasakan perasaan ini lebih lama.
All Rights Reserved
#53
readers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maginot Line (Complete)
  • Who Am I  {Byun Baek Hyun}?
  • Lonely Love || Hunlice ✓
  • THROWBACK
  • My (boy) Friend | Bbyu Vol.1
  • An Ordinary Love Story [UNDER REVISION]
  • «« SUAMI 💖 OSH »»
  • Someday For You (Oh Couple_Sehun_Hayoung)
  • Love From Bastard
  • philopobhia

"Aku pernah begitu mencintai seseorang," ucapnya lagi dengan senyum yang terus menghiasi wajahnya. Aku merasakan tangannya menggenggam tanganku semakin erat. Seperti tidak memberi celah untukku sedikit pun untuk melepaskannya. "Aku bahkan tidak yakin apakah dia bisa mencintaiku sebesar aku mencintainya..." - Kepalaku mengulang lagi kenangan suatu malam di musim gugur beberapa tahun yang lalu. Saat aku menangis karena putus cinta, ternyata seseorang di sudut yang lain, tengah memberikan hatinya yang begitu tulus untukku. Jauh lebih indah daripada yang pernah aku harapkan. "Jangan menangis," ucapnya. - Disclaimer: Cerita ini hanya fanfiction belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh maka itu dibuat semata-mata untuk melancarkan daya khayal penulis saja. Jadi, baca dan nikmatilah jika Anda suka. Jangan lupa vote dan komentarnya juga. Terimakasih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines