Wanna Be With You

Wanna Be With You

  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 9, 2017
Jika pertemuan adalah awal dari kita dan membuat kita mengisi sela setiap jumpa dengan sapa. Lantas kenapa pilihan kita menjadi batu lompatan yang mengakhiri segalanya tanpa tercipta perpisahan? Tanpa sengaja kumulai bersimpati padanya, kapan pastinya aku pun tak sadar bahkan aku tak tahu jika mungkin aku punya rasa padanya. Perasaan apa yang bersarang dibatinku? - kiana - Wahai Rasa yang ada dihatiku jika kau ingin bertinggal kuharap kau hadir tanpa duri hingga saat kau bersemi hanya keindahan yang kunikmati. Tapi jika kau mulai berduri maka ijinkan aku mencabutnya hingga tak ada yang tersisa, agar hatiku tak lagi terlukai oleh duri yang baru. -Edwan-
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • EPIPHANY
  • Stupid Love [END]
  • Without You (Terbit) || COMPLETE ✅
  • THE CLIMB [Completed]
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • HALOALKANA
  • Till I Meet You
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido