The Last Minutes

The Last Minutes

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 12, 2017
Diana seorang gadis manja. Papanya sangat marah karena skripsinya tidak kunjung selesai. Namun Diana tidak ambil pusing, sampai papanya kemudian sakit. Akhirnya dia berjanji untuk segera lulus. namun ternyata, luluspun bukan memecahkan masalahnya. Justru masalah muncul setelah dia lulus dan harus belajar mengelola perusahaan papanya. Diana tidak siap mengahadapi masalah demi masalah yang muncul. Bagaimana nasib Diana selanjutnya? Just wait and see ya...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coretan Cerita Diana  (Completed)
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!
  • Let Me,Love You.
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Berpengaruh Tidak Nyata
  • Mysterious Girl
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • ✔️Become The Main Character's Sister : Transmigration Story
  • Sang Penulis yang Lelah
  • Amami

BAPER ALERT! Yang jomblo boleh baca, tapi awas bisa bikin jantung nggak sehat. HeHe. Bagaimana jadinya bila panggung sandiwara balas dendam berubah menjadi panggung kisah cinta Romeo dan Juliet? . . Bintang Bagaskara menjadi laki-laki pertama yang mengenalkan arti kata jatuh cinta pada Diana Candraya. Namun sayangnya, Bintang juga menjadi laki-laki pertama yang mengenalkan arti patah hati. Bila bagi Diana, Bintang adalah penawar dari semua rasa sakit akibat babak belurnya kehidupan, bagi Bintang, Diana tidaklah lebih dari ajang balas dendam. Hidup Diana yang dulu abu-abu, kini mulai menjadi coretan pelangi. Semerah hati Diana yang bersemi ketika Bintang menjemputnya pertama kali di makam Liana. Sejingga batin Diana yang menghangat ketika Bintang menyatakan perasaannya pertama kali di hadapan seluruh guru dan siswa SMA Harapan. Sekuning sikap Diana yang malu-malu kucing ketika Bintang menjelama menjadi baymax dan mengacak-acak rambutnya gemas. Sehijau harapan Diana yang perlahan tumbuh ketika Bintang mengingatkannya sekali lagi tentang sederhananya bahagia, sesederhana segelas susu cokelat. Sebiru pedihnya luka Diana yang ditorehkan oleh Bintang. Dan seungu perasaan Diana yang campur aduk ketika Bintang menciumnya untuk pertama kali, sebagai janji bahwa ia akan mengembalikan kebahagiaan Diana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines