Story cover for Lost in Imagination by Nabillashivv
Lost in Imagination
  • WpView
    Leituras 344
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 344
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em jul 12, 2017
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Lost in Imagination à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#977imagination
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Forever mine, de AuroraSecretum
62 capítulos Em andamento
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
I'm Not Just a Figuran, de izza21_b
62 capítulos Em andamento
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
Syila, in Silence [Revisi], de minyjCups
58 capítulos Concluída
Sheila Mecca Maida, gadis yang malam itu nekat menantang nasib di arena balap liar, kini terkapar di pinggir jalan. Aspal dingin mencium tubuhnya yang lemah. Darah mengalir, membentuk genangan merah di bawah cahaya lampu jalan yang terang. Pandangannya kabur, napasnya tersenggal dan dunia terasa menjauh perlahan. Di antara kesadarannya yang rapuh, satu rasa mengendap di dadanya. Sesal. "Harusnya nggak gini..." bisiknya lirih, nyaris hilang ditelan deru malam. Lalu segalanya gelap. Namun ketika ia kembali membuka mata, dunia yang menyambutnya bukan lagi miliknya. Ia tidak lagi menjadi Sheila Mecca Maida. Ia terbangun dalam tubuh Syila Archela Pradipta, seorang tokoh figuran dalam novel yang pernah ia baca sebelum kecelakaan itu terjadi. Dan sejak saat itu, takdir pun mulai bergeser. ------------------------------*-* ❗PROSES REVISI❗ Tag: #2 transmigrasi (11 Juli 25) #2 silence (11 Juli 25) #1 silence (12 Juli 25) #3 screet (12 Juli 25) #2 ceritapendek (16 Juli 25) #2 figuran (16 Juli 25) #1 ceritapendek (19 Juli 25) #1 secret (19 Juli 25) #1 sekolah (21 Juli 25) #1 misteri (27 Juli 25) #1 friendship ( 2 Augustus 25) ⚠️ Sebelum baca: Cerita ini murni dari pemikiran sendiri, terinspirasi dari kisah transmigrasi, bukan hasil nyontek. Jadi jangan asal tiru apalagi klaim ya 🙅🏻♀️🔥 Ditulis oleh penulis pemula, iya. Tapi bukan berarti bebas dijudge sesuka hati. Gak suka? Scroll aja. Gak usah nyinyir atau bikin asumsi ngasal. 😼💢 Baca santai aja, jangan bawa emosi. Enjoy! ➹📚✨
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Forever mine cover
I'm Not Just a Figuran cover
Flutterby cover
ATLANTIS 2: PANGLIMA cover
Sister's Of Antagonis [ MASIH REVISI ] cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
The Time cover
GRAVARENZO cover
Syila, in Silence [Revisi] cover
SAGARA :(He is my husband)  cover

Forever mine

62 capítulos Em andamento

Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.