Cinta Skayla

Cinta Skayla

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 19, 2018
"God ,l know that when l lose something , you are preparing for something ,better for me " . Saat kehilangan , ku coba percaya, walaupun ragu, "aku bisa apa ? " Tapi dengan sejuta keyakinan , aku percaya , pada akhir nya tak akan ada perjuagan ,yg menjanjikan sia sia . Kisah cinta antara skyla, samudra dan danau (danu) . Menceritakan kepingan hati yang rapuh , kerna terlalu memuja cinta, dalam kisah cinta segitiga. seseorang yang percaya, bahwa hati punya cara tersendiri untuk mengobati, dan bisa tau siapa ,"pawang pengobat luka " . Bagaimanakelanjutan kisah cinta "langit,Danau ,dan laut. Siapa kah sang pawang hati, silakan lanjut menbaca . #cintasegitga #logika #perasaan #kecewa #remaja. #salamreadera:@NolaAngaraini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • BROKEN HEART [END]
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Narasi patah hati
  • Silahkan, Dengannya!
  • Psikopat Digital? [End]
  • You Are Mine [Terbit]
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines