Why?

Why?

  • WpView
    Reads 10,729
  • WpVote
    Votes 339
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Entah di masa mana aku merasakan kebahagiaan,,menurutku masa kecil dan masa sekarang sama saja lebih banyak kesedihan yang aku hadapi dari pada kebahagiaan.. Memang.. Tidak ada yang berubah... Masa bahagiaku dulu hanya bagaikan suatu angan jembatan menuju kepedihan masa kini. "Why?. Aku benci kata itu" ucap ku tersenyum kecut. • • • • • penasaran?ngga?penasaran?ngga?ngga yah:') 😂 aduh ini cerita masih abal-abalan:'v aku masih pemula nih,jadi maafkan kalo ga nge feel sama sekali atau ngebosenin:"mohon di ma'lum ya😅
All Rights Reserved
#7
karindii
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perjalanan Cintaku...
  • AMETHYST BOY
  • Jatuh Diakhir [HIATUS]
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Bukan Cerita Kita
  • El and Jerganio (End)
  • NAYTA LIFE

Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines