99 Unsent Letters

99 Unsent Letters

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 28, 2018
Adira yang mendapat julukan si gadis buruk rupa akibat luka bakar di tubuhnnya menulis 99 surat kepada Reynand, cinta pertamanya. 99 surat yang tak pernah ia kirimkan pada Reynand. Adira terlalu pengecut untuk mengatakan bahwa dia adalah sahabat kecilnya sepuluh tahun silam. Perasaan yang ia simpan rapat-rapat di dalam hatinya. Seperti dia menyimpan surat-suratnya. Bagi Adira, Reynand terlalu sempurna untuknya. Hingga dia tidak bisa berbuat sesuatu untuk meyakinkan bahwa mereka pernah bersama merangkai mimpi, angan, dan rasa.
All Rights Reserved
#125
admirer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • HANYA AKU DAN KAMU
  • RAJAWALI
  • Secret admirer
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Look At Here (Slow Update)
  • (Not) Secret Admirer |✔|
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines